UMSUMS

Buletin KKN PendidikanBuletin KKN Pendidikan

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang usaha yang luas bagi generasi muda, termasuk anak-anak yang berada di bawah naungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Namun, keterbatasan akses sumber daya dan pengetahuan kewirausahaan masih menjadi tantangan utama bagi anak-anak LKSA dalam mempersiapkan diri menuju kemandirian ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai peluang usaha di era digital kepada anak-anak LKSA Muhammadiyah Kota Madiun, sekaligus meningkatkan wawasan, motivasi, dan kesiapan kewirausahaan sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, meliputi observasi permasalahan mitra, penentuan solusi dan target, pelaksanaan sosialisasi, serta evaluasi kegiatan. Sosialisasi dilaksanakan melalui penyampaian materi kewirausahaan digital dan penerapan mini games sebagai metode pembelajaran interaktif untuk melatih soft skills peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dan memperoleh pemahaman awal mengenai peluang usaha digital, meskipun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap perangkat teknologi. Kegiatan ini juga berkontribusi pada pengembangan soft skills, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kreativitas, yang penting dalam dunia usaha. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapan kewirausahaan anak-anak LKSA Muhammadiyah Kota Madiun dan menjadi langkah awal menuju pemberdayaan dan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi peluang usaha di era digital bagi anak-anak LKSA Muhammadiyah Kota Madiun telah berjalan sesuai tujuan dan mampu meningkatkan wawasan serta motivasi kewirausahaan peserta.Meskipun peserta memiliki antusiasme tinggi, keterbatasan akses terhadap perangkat teknologi seperti handphone menjadi kendala utama dalam penerapan langsung bisnis digital.Pelatihan lanjutan yang berfokus pada keterampilan pemasaran digital dan pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat kesiapan dan kemandirian ekonomi jangka panjang anak-anak LKSA.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan keterampilan non-teknis seperti copywriting dan pembuatan konten digital terhadap kesiapan berwirausaha anak LKSA, meskipun mereka belum memiliki akses penuh ke perangkat teknologi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model pendampingan jangka panjang yang mengintegrasikan pembelajaran pemasaran digital secara bertahap dengan keterbatasan penggunaan gadget di lingkungan LKSA. Ketiga, perlu dikaji bagaimana pendekatan experiential learning melalui permainan interaktif dapat dikembangkan menjadi kurikulum pelatihan kewirausahaan digital yang berkelanjutan untuk anak-anak usia sekolah menengah di lingkungan asuhan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu membangun fondasi kewirausahaan yang kuat sejak dini, bahkan dalam kondisi terbatas. Dengan memahami model pelatihan yang paling efektif, lembaga dapat merancang program yang lebih tepat sasaran. Pendekatan bertahap dan berkelanjutan sangat penting agar pengetahuan tidak hilang begitu saja. Selain itu, penelitian tentang integrasi soft skill dengan keterampilan digital dapat menghasilkan metode pembelajaran yang lebih menyeluruh. Fokus pada konteks lingkungan asuhan juga memastikan bahwa solusi yang dikembangkan relevan dan realistis. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga serupa di seluruh Indonesia. Dengan begitu, dampak pemberdayaan dapat diperluas secara lebih luas dan berkelanjutan bagi anak-anak yang kurang beruntung.

Read online
File size3.1 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test