POLTEKBANGSBYPOLTEKBANGSBY

Jurnal PenelitianJurnal Penelitian

Aerodinamika adalah salah satu cabang dinamika yang berkenaan dengan kajian pergerakan udara, khususnya ketika udara tersebut berinteraksi dengan benda padat. Pada aerodinamika terdapat sebuah airfoil. Untuk meningkatkan kinerja airfoil, pada bagian sayap pesawat dipasang vortex generator. Aliran udara yang mengalir melalui sayap pesawat akan membentuk sebuah airfoil yang bisa menyebabkan pesawat tersebut bisa terbang. Metode yang digunakan pada studi ini adalah simulasi menggunakan terowongan angin (wind tunnel). Yang menghasilkan aliran udara yang membentuk menjadi airfoil dapat terlihat dengan menggunakan smoke generator. Dengan benda uji NACA 0012 dengan sudut serang (angle of attack) 0°, 4°, 10°, 12°, 15°, dan 17°. Dari hasil penelitian ini didapatkan performa aerodinamika dan fenomena aliran udara di sekitar airfoil. Pada penelitian ini ada perbedaan airfoil dengan menggunakan vortex generator, dan tidak menggunakan vortex generator. Airfoil yang menggunakan vortex generator sudut separasinya lebih kecil daripada airfoil yang tidak menggunakan vortex generator.

Penggunaan vortex generator pada permukaan airfoil NACA 0012 mampu mengurangi titik separasi dan mengurangi terjadinya turbulensi pada bagian atas airfoil.Penambahan vortex generator menyebabkan transisi aliran udara dari lapisan batas laminar menjadi turbulen terjadi lebih cepat dibanding tanpa vortex generator.Selain itu, vortex generator juga mampu menunda terjadinya titik separasi pada permukaan atas airfoil NACA 0012.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh bentuk dan ukuran vortex generator yang berbeda, seperti segitiga atau oval, terhadap titik separasi dan performa aerodinamika airfoil NACA 0012 untuk mengetahui desain paling efektif. Kedua, dapat dilakukan studi tentang posisi pemasangan vortex generator yang optimal selain pada 20% chord, misalnya pada 10%, 15%, atau 25%, guna menentukan lokasi terbaik untuk meminimalkan aliran terpisah. Ketiga, perlu dikaji performa airfoil dengan penggunaan kombinasi beberapa baris vortex generator secara berurutan untuk melihat apakah efek delay separasi dapat diperkuat, terutama pada sudut serang tinggi. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan menggunakan metode eksperimen serupa dengan variasi kondisi aliran dan alat visualisasi aliran yang lebih canggih. Hasil dari penelitian ini akan memberikan panduan desain vortex generator yang lebih presisi untuk aplikasi di dunia penerbangan. Pendekatan eksperimen dengan variasi parameter geometris dan posisi ini dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika aliran udara. Selain itu, temuan tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi aerodinamika pesawat tanpa mengubah bentuk dasar airfoil. Penelitian juga dapat mempertimbangkan pengaruh kecepatan aliran udara yang lebih bervariasi. Dengan begitu, hasilnya menjadi lebih komprehensif dan aplikatif untuk berbagai kondisi terbang. Semua saran ini merupakan pengembangan dari temuan dalam penelitian ini yang fokus pada satu jenis vortex generator dan satu posisi pemasangan.

Read online
File size540.5 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test