UNIBAUNIBA

Zona Mesin: Program Studi Teknik Mesin Universitas BatamZona Mesin: Program Studi Teknik Mesin Universitas Batam

Suatu mesin tidak dapat hidup (Start) dengan sendirinya, maka dibutuhkan sebuah sistem yang menghasilkan tenaga yang berperan sebagai penggerak awal putaran mesin dan sering dikenal sebagai sistem starter. Namun, tidak semua motor memiliki sistem starter karena alasan masing-masing. Seperti pada motor klasik (motor yang mulai banyak dilestarikan dan bernilai jual fantastis yang sering diburu para kolektor), sistem starter mungkin belum ada pada zamannya dan mungkin sebagian sudah ada namun part yang dibutuhkan sudah tidak diproduksi lagi. Lain halnya dengan motor balap, sistem starter tidak digunakan karena berpotensi menghambat power mesin. Rumusan masalah adalah mengetahui proses perancangan alat dan komponen yang akan dipilih. Dengan memilih motor listrik dengan daya 550 watt, kecepatan putaran 2800 rpm, 3/4 hp, dan 1 fasa, kemudian diteruskan pada sproket/rantai yang berfungsi sebagai sistem transmisi yang terhubung dengan gear penggerak 1 dengan diameter 14 mm dan gear yang digerakkan 14 mm, serta diameter poros yang digerakkan 17 mm dan poros penggerak 18 mm. Sebagai penopang dari poros ada 2 bantalan (Pillow bearing) yang terletak pada poros.

Sketsa rancangan Alat Bantu Start Engine telah dibuat dengan komponen utama seperti poros, bantalan, roller, dan sistem gear.Material poros menggunakan baja karbon SC45C, sedangkan roller menggunakan teflon PVC yang dikartel/knurling.Sistem penggerak menggunakan motor listrik 550 watt dengan transmisi sproket/rantai dan didukung oleh 4 bantalan (pillow bearing) pada ujung poros.

Pertama, perlu penelitian lanjutan mengenai efektivitas penggunaan bahan roller alternatif selain teflon yang mungkin lebih tahan lama dan ekonomis, dengan membandingkan koefisien gesek terhadap berbagai jenis permukaan ban motor. Kedua, perlu dikaji desain sistem transmisi yang dapat menyesuaikan kecepatan putaran untuk berbagai tipe motor, melalui pengembangan gear reduksi otomatis yang bisa diatur berdasarkan spesifikasi mesin. Ketiga, penting untuk mengevaluasi keamanan dan stabilitas alat saat digunakan pada kondisi nyata, dengan merancang studi simulasi getaran dan beban dinamis pada struktur rangka selama proses starting motor. Ketiga saran ini dapat menjadi dasar pengembangan alat yang lebih adaptif, efisien, dan aman digunakan untuk berbagai jenis motor yang tidak dilengkapi sistem starter bawaan.

Read online
File size320.8 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test