UNPAMUNPAM
Jurnal Ilmiah Teknik KimiaJurnal Ilmiah Teknik KimiaIndustri tahu di Indonesia berperan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi, namun turut menyumbang pencemaran lingkungan akibat limbah cair yang dihasilkannya. Limbah tersebut mengandung senyawa organik dan anorganik, termasuk BOD, COD, TSS, serta nilai pH yang tidak memenuhi baku mutu air limbah, sehingga berpotensi mencemari ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas fotokatalisis TiO₂-H₂O₂ yang diaktivasi sinar UV-C dan sinar matahari, dalam menurunkan parameter pencemar pada limbah cair hasil produksi tahu. Proses dilakukan dengan konsentrasi tetap TiO₂ sebesar 50 mg/L dan H₂O₂ sebanyak 140 mL per 1000 mL limbah, serta waktu kontak yang divariasikan antara 30 hingga 60 menit. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TiO₂ dan H₂O₂ mampu menurunkan kadar COD hingga 84,78%, BOD sebesar 76,75%, dan TSS sebesar 78,37%, serta meningkatkan nilai pH mendekati ambang batas standar kualitas air. Perlakuan dengan sinar matahari selama 60 menit menghasilkan efisiensi degradasi tertinggi. Dengan demikian, fotokatalisis TiO₂–H₂O₂ berpotensi menjadi metode alternatif yang efektif, ramah lingkungan, dan ekonomis dalam pengolahan limbah cair industri tahu.
Berdasarkan hasil penelitian, fotokatalis TiO₂ dan H₂O₂ yang diaktivasi oleh sinar UV-C buatan maupun sinar matahari terbukti efektif dalam menurunkan parameter pencemar limbah cair industri tahu.Perlakuan optimal diperoleh dari penyinaran sinar matahari selama 60 menit, dengan efisiensi penurunan COD sebesar 84,78%, BOD sebesar 76,75%, TSS sebesar 78,37%, serta peningkatan pH dari 3,94 menjadi 6,86.Efektivitas proses ini dipengaruhi oleh pembentukan radikal hidroksil ((cid.127)OH) yang berperan dalam degradasi senyawa organik.Sinar matahari memberikan hasil lebih baik dibanding UV-C dari segi efisiensi dan keberlanjutan.Perubahan warna limbah yang juga menjadi jernih mendukung keberhasilan teknologi ini.Dengan demikian, teknologi ini berpotensi diterapkan sebagai metode pengolahan limbah cair tahu yang ramah lingkungan dan layak untuk skala industri.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan optimasi dosis H₂O₂ dan pengujian pengaruhnya secara terpisah, guna memastikan efisiensi proses dan peran spesifik fotokatalis TiO₂. Selain itu, penelitian dapat menambahkan perlakuan TiO₂ saja dan H₂O₂ saja untuk memastikan peran dominan masing-masing material dalam degradasi limbah. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan energi matahari secara lebih luas, dengan mempertimbangkan spektrum dan intensitas cahaya yang lebih tinggi, untuk meningkatkan efisiensi proses fotokatalisis dan oksidasi senyawa organik. Dengan demikian, teknologi fotokatalitik dengan pemanfaatan energi matahari dapat dikembangkan sebagai solusi pengolahan limbah cair yang efisien dan berkelanjutan.
- Evaluasi Efektivitas Metode dan Media Filtrasi pada Pengolahan Air Limbah Tahu | Sitasari | Jurnal Ilmu... doi.org/10.14710/jil.19.3.565-575Evaluasi Efektivitas Metode dan Media Filtrasi pada Pengolahan Air Limbah Tahu Sitasari Jurnal Ilmu doi 10 14710 jil 19 3 565 575
- Pengolahan Limbah Cair Batik menggunakan Fotokatalis TiO2-Dopan-N dengan Bantuan Sinar Matahari | Jurnal... journal.uinjkt.ac.id/index.php/valensi/article/view/301Pengolahan Limbah Cair Batik menggunakan Fotokatalis TiO2 Dopan N dengan Bantuan Sinar Matahari Jurnal journal uinjkt ac index php valensi article view 301
- DEGRADASI SURFAKTAN (LINEAR ALKYL BENZENE) PADA LIMBAH LAUNDRY DENGAN METODE FOTOKATALIS ZnO | Haryo... doi.org/10.33005/envirotek.v11i1.1362DEGRADASI SURFAKTAN LINEAR ALKYL BENZENE PADA LIMBAH LAUNDRY DENGAN METODE FOTOKATALIS ZnO Haryo doi 10 33005 envirotek v11i1 1362
- Fotodegradasi Terkatalisis TiO2-H2O2 pada Pengolahan Limbah Cair Industri Mie Soun | Jurnal Teknik Kimia... jurnal.polinema.ac.id/index.php/jtkl/article/view/1556Fotodegradasi Terkatalisis TiO2 H2O2 pada Pengolahan Limbah Cair Industri Mie Soun Jurnal Teknik Kimia jurnal polinema ac index php jtkl article view 1556
- Analisis Kualitas Air Berdasarkan Paremeter Fisika dan Kimia di Perairan Sungai Patrean Kabupaten Sumenep... doi.org/10.32734/jafs.v1i2.9174Analisis Kualitas Air Berdasarkan Paremeter Fisika dan Kimia di Perairan Sungai Patrean Kabupaten Sumenep doi 10 32734 jafs v1i2 9174
| File size | 204.44 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Hal ini memerlukan strategi pengolahan yang efektif untuk menghindari permasalahan terkait lingkungan. Dalam penelitian ini, dikembangkan membran kompositHal ini memerlukan strategi pengolahan yang efektif untuk menghindari permasalahan terkait lingkungan. Dalam penelitian ini, dikembangkan membran komposit
UNPAMUNPAM Kulit buah kakao mengandung serat kasar, selulosa, hemiselulosa, dan lignin sehingga berpotensi untuk dijadikan adsorben. Limbah cair tekstil umumnya mengandungKulit buah kakao mengandung serat kasar, selulosa, hemiselulosa, dan lignin sehingga berpotensi untuk dijadikan adsorben. Limbah cair tekstil umumnya mengandung
UNPAMUNPAM Natural Rubber (NR) dan Nitrile Butadiene Rubber (NBR) adalah dua jenis karet yang tidak dapat bercampur karena memiliki parameter kelarutan yang berbeda.Natural Rubber (NR) dan Nitrile Butadiene Rubber (NBR) adalah dua jenis karet yang tidak dapat bercampur karena memiliki parameter kelarutan yang berbeda.
UNPAMUNPAM Adsorpsi terbaik dicapai pada kecepatan pengadukan 500 rpm dan waktu kontak 1 jam. Dalam kondisi ini, hidrogel FA-D mencapai efisiensi penghilangan Pb²⁺Adsorpsi terbaik dicapai pada kecepatan pengadukan 500 rpm dan waktu kontak 1 jam. Dalam kondisi ini, hidrogel FA-D mencapai efisiensi penghilangan Pb²⁺
UNPAMUNPAM Kuat tekan meningkat seiring naiknya proporsi plastik, di mana komposisi 75% plastik mencapai nilai tertinggi 11,64 MPa, diikuti 100% plastik sebesar 10,82Kuat tekan meningkat seiring naiknya proporsi plastik, di mana komposisi 75% plastik mencapai nilai tertinggi 11,64 MPa, diikuti 100% plastik sebesar 10,82
ITENASITENAS Teknik analisis data dengan triangulasi yang terdiri dari pengumpulan data, analisis data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanTeknik analisis data dengan triangulasi yang terdiri dari pengumpulan data, analisis data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
UNIMALUNIMAL Penelitian ini menunjukkan bahwa arang aktif yang terbuat dari ampas tebu efektif sebagai adsorben logam besi (Fe) dan kesadahan pada air sumur. KadarPenelitian ini menunjukkan bahwa arang aktif yang terbuat dari ampas tebu efektif sebagai adsorben logam besi (Fe) dan kesadahan pada air sumur. Kadar
UNIMALUNIMAL Penambahan kitosan berpengaruh terhadap kadar air, pH, viskositas, serta jumlah kapang dan khamir dalam saus cabai. Kitosan mampu menekan pertumbuhan bakteriPenambahan kitosan berpengaruh terhadap kadar air, pH, viskositas, serta jumlah kapang dan khamir dalam saus cabai. Kitosan mampu menekan pertumbuhan bakteri
Useful /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI VCO diperoleh melalui pengolahan santan kelapa dengan beberapa metode, yaitu metode pemanasan bertahap, metode pemancingan minyak, dan metode fermentasi.VCO diperoleh melalui pengolahan santan kelapa dengan beberapa metode, yaitu metode pemanasan bertahap, metode pemancingan minyak, dan metode fermentasi.
UNPAMUNPAM Pada hasil perhitungan model matematika adsorpsi logam berat Cu oleh karbon aktif tongkol jagung menggunakan model Isoterm Langmuir, dengan persamaan yangPada hasil perhitungan model matematika adsorpsi logam berat Cu oleh karbon aktif tongkol jagung menggunakan model Isoterm Langmuir, dengan persamaan yang
UNPAMUNPAM Adsorben berbasis silika-selulosa ini menjanjikan sebagai metode pra-pemurnian minyak jelantah yang efektif, hemat energi, dan ramah lingkungan untuk produksiAdsorben berbasis silika-selulosa ini menjanjikan sebagai metode pra-pemurnian minyak jelantah yang efektif, hemat energi, dan ramah lingkungan untuk produksi
UNPAMUNPAM Serat selulosa yang ditambahkan divariasikan dari 1%, 3%, 5%, 7% dan 9% w/w berat pati. Hasil pengujian biodegradable foam dari kedua jenis pati yang berbedaSerat selulosa yang ditambahkan divariasikan dari 1%, 3%, 5%, 7% dan 9% w/w berat pati. Hasil pengujian biodegradable foam dari kedua jenis pati yang berbeda