IPDNIPDN

Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)

Kabupaten Halmahera Selatan menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan pangan lokal, dengan penurunan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) dari 85,67 pada Tahun 2021 menjadi 79,82 pada 2023. Dengan potensi lahan pertanian seluas 1.245 hektar dan dominasi komoditas hortikultura yang masih belum optimal, pembinaan kelompok tani menjadi strategi utama yang diterapkan pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi organisasi, struktur kelembagaan, pedoman telah mendukung pelaksanaan program, meskipun terbatas oleh anggaran dan jumlah sumber daya manusia (penyuluh). Pada dimensi interpretasi, para pelaksana memahami tujuan kebijakan dan menerapkannya melalui komunikasi rutin serta peninjauan lapangan, namun masih menghadapi kendala rendahnya kesadaran petani dan kondisi ekologis. Pada dimensi aplikasi, pembinaan dilaksanakan melalui tahapan coaching, monitoring, dan evaluasi serta diwujudkan dalam pendampingan teknis dan pemberian bantuan pertanian, meskipun peningkatan kapasitas sumber daya masih dibutuhkan. Kesimpulannya, implementasi kebijakan ketahanan pangan melalui pembinaan kelompok tani sayuran di Kabupaten Halmahera Selatan telah diselenggarakan dengan cukup baik.

Implementasi kebijakan ketahanan pangan melalui pembinaan kelompok tani sayuran di Kabupaten Halmahera Selatan telah diselenggarakan dengan cukup baik.Struktur program dan dukungan sarana prasarana tersedia, meskipun masih dibatasi oleh anggaran dan jumlah sumber daya manusia (penyuluh).Para pelaksana kebijakan memahami arah kebijakan dan menerjemahkannya melalui komunikasi serta pendampingan yang konsisten.Namun, masih diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya untuk mengoptimalkan hasil produksi hortikultura.Penelitian selanjutnya dapat mengkaji ketahanan pangan secara lebih komprehensif dengan mengukur efektifitas program ketahanan pangan secara kuantitatif.

Untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Selatan, perlu dilakukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam hal pendampingan petani. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengkaji ketahanan pangan secara lebih komprehensif dengan mengukur efektifitas program ketahanan pangan secara kuantitatif. Strategi lain yang dapat dipertimbangkan adalah penguatan infrastruktur dan peningkatan koordinasi lintas bidang dalam implementasi kebijakan ketahanan pangan.

  1. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMBINAAN KELOMPOK TANI SAYURAN DI KABUPATEN HALMAHERA... ejournal.ipdn.ac.id/index.php/JPKP/article/view/5883IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMBINAAN KELOMPOK TANI SAYURAN DI KABUPATEN HALMAHERA ejournal ipdn ac index php JPKP article view 5883
  2. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGADAAN BERAS BADAN URUSAN LOGISTIK DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN... doi.org/10.26618/jppm.v3i2.6582IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGADAAN BERAS BADAN URUSAN LOGISTIK DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN doi 10 26618 jppm v3i2 6582
  3. DOI Name 10.3300 Values. name values index type timestamp data admin handle create delete derived prefix... doi.org/10.3300DOI Name 10 3300 Values name values index type timestamp data admin handle create delete derived prefix doi 10 3300
  4. DOI Name 10.3370 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 20z crossref desc 17z prefix... doi.org/10.3370DOI Name 10 3370 Values doi name values index type timestamp data hs serv 20z crossref desc 17z prefix doi 10 3370
Read online
File size304.2 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test