UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisJurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis

Pembangunan desa idealnya dilakukan terencana, partisipatif dan berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Namun kenyataannya, tidak dapat dipungkiri sebagian besar desa belum mampu mengembangkan potensi dan sumberdaya yang dimilikinya, termasuk di desa yang menjadi lokasi penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang dan potensi pengembangan modal pembangunan desa berbasis masyarakat, mengetahui kendala pengembangan desa berbasis masyarakat, menganalisis faktor strategis pengembangan desa berbasis masyarakat dan merumuskan strategi prioritas pengembangan desa berbasis masyarakat. Penelitian berbasis studi kasus di Desa Parentas dan Cidugaleun, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dengan metode kualitatif. Data primer yang dikumpulkan dari 20 orang informan dianalisis dengan menggunakan SWOT dan Multi Criteria Decision Analysis (MCDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima modal pembangunan yang potensial belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Peluang terbuka, karena berada di wilayah perbatasan Tasikmalaya-Garut, namun akses jaringan informasi, irigasi dan transportasi lemah. Implikasinya, biaya produksi menjadi lebih mahal, harga hasil produksi lebih murah dan pendapatan masyarakat lebih kecil. Pengembangan desa berbasis masyarakat dipengaruhi lima faktor strategis (budaya gotong royong, ketergantungan masyarakat pada bantuan pemerintah dan pihak lain dalam berusahatani, adanya investasi swasta, tersedianya teknologi, dan konflik antar masyarakat akibat intervensi pihak luar). Alternatif strategi prioritas yang direkomendasikan adalah upaya memaksimalkan program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dengan melibatkan masyarakat.

Modal pembangunan desa di Kecamatan Cigalontang belum dimanfaatkan secara optimal, dengan infrastruktur yang buruk dan sistem irigasi tidak memadai, menyebabkan biaya produksi meningkat dan harga hasil menurun.Pengembangan desa berbasis masyarakat dipengaruhi oleh lima faktor strategis.budaya gotong royong, ketergantungan pada bantuan pemerintah, investasi swasta, ketersediaan teknologi, serta konflik akibat intervensi eksternal.Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah memaksimalkan program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif dampak peningkatan infrastruktur terhadap produktivitas pertanian dan kesejahteraan rumah tangga di Kecamatan Cigalontang, sehingga dapat memberikan bukti empiris tentang efektivitas program pemerintah. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal tentang adopsi teknologi tepat guna oleh petani dan pengrajin lokal, untuk memahami faktor-faktor yang mempercepat atau menghambat penggunaan teknologi dalam meningkatkan nilai tambah produk. Terakhir, penelitian interdisipliner dapat meneliti dinamika konflik antara pendatang, investor swasta, dan komunitas lokal, dengan fokus pada mekanisme mediasi dan kebijakan yang dapat meminimalkan ketegangan serta meningkatkan kolaborasi dalam pembangunan desa.

Read online
File size240.93 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test