SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER
Jurnal Pendidikan Siber NusantaraJurnal Pendidikan Siber NusantaraPenelitian ini menganalisis tata kelola Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dalam menegakkan ketertiban dan keamanan internal pada kawasan otorita yang memiliki fungsi strategis bagi industri, logistik, perdagangan, dan investasi. Artikel ini menempatkan Ditpam bukan semata sebagai satuan pengamanan fisik, tetapi sebagai perangkat kelembagaan yang bekerja dalam kerangka security governance, pengendalian internal, dan hukum administrasi negara. Penelitian menggunakan pendekatan hukum empiris dengan desain studi kasus kualitatif yang diperkaya analisis normatif-yuridis. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan telaah dokumen kelembagaan serta regulasi yang relevan. Analisis menunjukkan bahwa efektivitas Ditpam ditentukan oleh empat unsur utama, yaitu kejelasan mandat kelembagaan, konsistensi standar operasional prosedur, kualitas koordinasi lintas lembaga, dan kekuatan sistem akuntabilitas internal. Ditpam menjalankan fungsi preventif, protektif, responsif, dan korektif untuk menjaga stabilitas operasional kawasan, melindungi aset publik, dan meminimalkan risiko gangguan terhadap layanan BP Batam. Namun, kinerja tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia, variasi pemahaman prosedur di lapangan, kebutuhan modernisasi sarana pendukung, dan fragmentasi koordinasi dengan aktor eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan Ditpam tidak cukup dilakukan melalui peningkatan kapasitas personel semata, tetapi harus disertai pelembagaan mekanisme koordinasi, standardisasi dokumentasi, dan penegasan koridor legalitas serta proporsionalitas dalam setiap tindakan pengamanan.
Artikel ini menyimpulkan bahwa Ditpam BP Batam mempunyai posisi strategis dalam menegakkan ketertiban dan keamanan internal karena berfungsi sebagai simpul antara perlindungan aset, stabilitas layanan, pengendalian risiko, dan kepastian tata kelola kawasan.Efektivitas Ditpam ditentukan oleh kejelasan mandat kelembagaan, konsistensi SOP, kualitas koordinasi lintas lembaga, dan kekuatan akuntabilitas administratif.Pengamanan internal menjadi kuat ketika tindakan lapangan ditopang oleh legal basis yang jelas, rantai komando yang tegas, dokumentasi yang rapi, dan mekanisme evaluasi yang memungkinkan organisasi belajar dari setiap kejadian.Sebaliknya, pengamanan akan melemah bila prosedur tidak seragam, koordinasi terlalu informal, dan pelaporan tidak terlembaga.
Bagaimana peran pelatihan komprehensif mengenai prinsip legalitas dan proporsionalitas dapat mempengaruhi efektivitas SOP Ditpam di BP Batam? Sejauh mana integrasi sistem informasi keamanan berbasis data real‑time dapat meningkatkan kemampuan evaluasi cepat Ditpam terhadap insiden di kawasan strategis? Apakah mekanisme forum koordinasi rutin antara Ditpam dan lembaga eksternal seperti kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah dapat memperkuat akuntabilitas lintas lembaga serta meminimalkan overlap tugas dalam penanganan insiden?.
| File size | 195.66 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Pada aspek motivasi belajar, 81,8% mahasiswa setuju bahwa penggunaan video interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar, 13,6% sangat setuju, dan 4,5Pada aspek motivasi belajar, 81,8% mahasiswa setuju bahwa penggunaan video interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar, 13,6% sangat setuju, dan 4,5
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Pemahaman guru mengenai pendidikan multikultural menunjukkan bahwa guru telah memiliki kesadaran terhadapHasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Pemahaman guru mengenai pendidikan multikultural menunjukkan bahwa guru telah memiliki kesadaran terhadap
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Hambatan tersebut menyebabkan implementasi inklusi masih bersifat adaptif dan spontan, yang mengakibatkan kebutuhan individual siswa tidak sepenuhnya terpenuhiHambatan tersebut menyebabkan implementasi inklusi masih bersifat adaptif dan spontan, yang mengakibatkan kebutuhan individual siswa tidak sepenuhnya terpenuhi
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Data empiris diperoleh melalui survei simulatif terhadap 48 responden yang terlibat langsung dalam program stunting, dilengkapi telaah SOP dan dokumenData empiris diperoleh melalui survei simulatif terhadap 48 responden yang terlibat langsung dalam program stunting, dilengkapi telaah SOP dan dokumen
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketercapaian kompetensi mahasiswa dalam kedua mode pembelajaran mencapai kategori sangat baik, dengan persentaseHasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketercapaian kompetensi mahasiswa dalam kedua mode pembelajaran mencapai kategori sangat baik, dengan persentase
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini menekankan pentingnya literasi ideologis dan ketegasan hukum sebagai langkah untuk melawan disinformasi serta menjaga persatuan bangsa.Penelitian ini menekankan pentingnya literasi ideologis dan ketegasan hukum sebagai langkah untuk melawan disinformasi serta menjaga persatuan bangsa.
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Sehingga, menjadi media pembelajaran yang relevan dan aplikatif dalam menghadapi tantangan industri konstruksi modern. Penelitian penyusunan e-modul leanSehingga, menjadi media pembelajaran yang relevan dan aplikatif dalam menghadapi tantangan industri konstruksi modern. Penelitian penyusunan e-modul lean
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menempatkan kejujuran sebagai fondasi integritas, namun budaya menyontek di kampus menghambat aktualisasinya. SurveiSila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menempatkan kejujuran sebagai fondasi integritas, namun budaya menyontek di kampus menghambat aktualisasinya. Survei
Useful /
UMKOUMKO Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model Bi-LSTM mencapai akurasi 99,99% dalam mendeteksi serangan SQLi. Untuk deteksi brute-force, algoritma IsolationHasil eksperimen menunjukkan bahwa model Bi-LSTM mencapai akurasi 99,99% dalam mendeteksi serangan SQLi. Untuk deteksi brute-force, algoritma Isolation
UMKOUMKO Transisi menuju energi berkelanjutan telah menjadi prioritas strategis Indonesia, terutama melalui kebijakan bahan bakar campuran beretanol. Namun, persepsiTransisi menuju energi berkelanjutan telah menjadi prioritas strategis Indonesia, terutama melalui kebijakan bahan bakar campuran beretanol. Namun, persepsi
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa observasi langsung, wawancara semi‑struktur dengan guru dan kepala sekolah,Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa observasi langsung, wawancara semi‑struktur dengan guru dan kepala sekolah,
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap Kepala Humas UMN Al Washliyah. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap Kepala Humas UMN Al Washliyah. Hasil penelitian menunjukkan