UNSURUNSUR

Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan SyariahAr-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya stabilitas sistem keuangan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika global. Perbedaan karakteristik antara sistem keuangan konvensional dan syariah menjadi fokus utama dalam memahami sejauh mana masing-masing sistem dapat berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi. Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas kedua sistem dalam menghadapi risiko sistemik serta mengidentifikasi strategi kebijakan yang dapat diterapkan. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis komparatif berbasis studi literatur dari sumber-sumber resmi menjadi metode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem keuangan syariah memiliki ketahanan yang lebih baik dalam mengurangi volatilitas keuangan dibandingkan sistem konvensional, terutama karena prinsip bagi hasil dan larangan riba. Studi ini berkontribusi dalam memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dalam merancang regulasi yang lebih adaptif guna menjaga stabilitas sistem keuangan.

Berdasarkan diskusi dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sistem keuangan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi suatu negara dan mendorong pertumbuhan.Baik sistem keuangan konvensional maupun Islam memiliki mekanisme perantara yang memungkinkan aliran dana dari pihak surplus ke pihak defisit, sehingga mendukung investasi dan konsumsi.Sistem keuangan konvensional beroperasi berdasarkan prinsip bunga dan spekulasi, sedangkan sistem keuangan Islam didasarkan pada nilai-nilai Islam, termasuk larangan riba, gharar, dan maysir.Kedua sistem memiliki kelebihan dan tantangan masing-masing dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan keuangan.Kondisi makroekonomi, regulasi, serta faktor eksternal, seperti volatilitas pasar global dan risiko siber, sangat mempengaruhi stabilitas sistem keuangan.Di Indonesia, kebijakan makroprudensial dan pengawasan ketat oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas keuangan.Data menunjukkan bahwa sistem keuangan Indonesia saat ini dalam kondisi stabil, didukung oleh modal bank yang kuat dan pertumbuhan kredit positif.Namun, tantangan seperti fluktuasi nilai tukar dan ketergantungan pada sektor tertentu masih memerlukan perhatian untuk menjaga ketahanan ekonomi jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kebijakan makroprudensial yang lebih adaptif dan efektif dalam menghadapi tantangan global. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam mengenai dampak sistem keuangan konvensional dan syariah terhadap stabilitas ekonomi dan keuangan di Indonesia. Penelitian ini juga dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan menganalisis peran teknologi keuangan (fintech) dalam meningkatkan stabilitas sistem keuangan dan inklusi keuangan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam merancang strategi kebijakan yang optimal untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

  1. AMBR. financial system stability relationship economic growth covid pandemic asian management business... journal.uii.ac.id/AMBR/article/view/30199AMBR financial system stability relationship economic growth covid pandemic asian management business journal uii ac AMBR article view 30199
Read online
File size402.2 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test