WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Pendidikan West ScienceJurnal Pendidikan West Science

Studi ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menganalisis perkembangan penelitian pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Fokus utama penelitian ini adalah untuk memetakan tren publikasi, topik dominan, serta pola kolaborasi dalam penelitian pembelajaran STEM. Dengan menggunakan data dari basis data internasional terkemuka seperti Scopus dan Web of Science, ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kontribusi berbagai negara dan institusi dalam riset ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengajaran STEM, kurikulum, dan teknologi pendidikan menjadi tema utama dalam penelitian, dengan penekanan pada pembelajaran berbasis teknologi seperti e-learning dan virtual reality. Selain itu, terdapat keterlibatan yang signifikan dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, dan India dalam kolaborasi penelitian. Temuan ini penting untuk pengembangan kebijakan pendidikan dan strategi kurikulum berbasis STEM yang lebih efektif.

Studi ini menunjukkan bahwa kolaborasi internasional dalam penelitian ilmiah sangat dipengaruhi oleh kekuatan ekonomi dan infrastruktur riset dari negara-negara besar, dengan Amerika Serikat, China, dan India mendominasi jaringan kolaborasi global.Negara-negara Eropa juga menunjukkan keterlibatan yang signifikan dalam kolaborasi ilmiah internasional, mencerminkan tradisi kuat dalam penelitian lintas disiplin.Namun, negara-negara di Afrika dan Amerika Latin, meskipun berkontribusi, memiliki jaringan yang lebih terbatas, dan negara-negara dengan sumber daya atau tantangan politik terbatas, seperti Palestina dan Nepal, cenderung memiliki keterlibatan yang lebih rendah.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan dan aksesibilitas sumber daya serta kerjasama antar negara untuk mendorong kemajuan ilmiah yang lebih merata di tingkat global.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh teknologi dalam pembelajaran STEM, khususnya dalam konteks negara-negara berkembang. Bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengatasi kesenjangan pendidikan dan meningkatkan aksesibilitas pembelajaran STEM bagi semua siswa? Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran kolaborasi internasional dalam pengembangan kurikulum STEM yang inovatif dan efektif. Bagaimana kolaborasi antar negara dapat meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran STEM di berbagai negara? Terakhir, studi dapat mengeksplorasi strategi-strategi untuk meningkatkan keterlibatan negara-negara dengan sumber daya terbatas dalam kolaborasi penelitian STEM, dengan tujuan untuk menciptakan kesetaraan dan aksesibilitas dalam pendidikan STEM di tingkat global.

Read online
File size989.5 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test