169169
LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamCerita film dibangun dari gabungan beberapa aksi yang dilakukan oleh tokoh film. Aksi yang dilakukan tokoh film dapat menciptakan proses identifikasi. Proses identifikasi umumnya terjadi pada penonton ketika penonton merasakan rasa simpati kepada tokoh utama tersebut, secara emosional penonton ikut merasakan apa yang dialami. Proses identifikasi tersebut, salah satunya terjadi pada Film Perempuan Berkalung Sorban. Film tersebut sebagai objek penelitian pada kegiatan penelitian yang dilakukan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif bertujuan untuk menggali secara luas dapat memaparkan objek maupun subjek penelitian secara apa adanya, hal ini bertujuan guna memberikan gambaran sistematis, fakta dan juga karakteristik objek yang diteliti secara tepat dan mendapat suatu kesimpulan dari hasil analisis. Pada proses proses penelitian ditentukan indikator untuk mencari dan menilai proses identifikasi, yang selanjutnya membuat deskripsi kesimpulan hasil analisis. Hasil deskripsi proses analisis dikemas menjadi sebuah kesimpulan yang diharapkan dapat menambah pemahaman tentang dramatika film, pentingnya menciptakan proses identifikasi di dalam cerita film. Ditemukan fakta bahwa semakin kuat proses identifikasi dan semakin besar gangguan maka film akan semakin memiliki cerita yang menarik untuk dinikmati (ditonton).
Cerita film Perempuan Perempuan berkaling surban ini, melalui tokoh utama dengan teknis penerapan proses identifikasi.Bahwa proses identifikasi ini erat kaitanya untuk membangun penciptaan dramatical sebuah cerita.Semakin kuat proses identifikasi dan semakin besar gangguan maka film akan semakin memiliki cerita yang menarik untuk dinikmati (ditonton).Diharapkan proses Analisis serta Teknik pembahasan mengenai cerita tersebut di atas, mulai dari aksi dan proses identifikasi yang ditemukan melalui tokoh utama ini dapat menambah wawasan teknis dalam Menyusun cerita, terutama untuk para mahasiswa film dan untuk masyarakat umum yang sedang belajar membuat cerita, dan mengajak memahami bahwa menciptakan unsur identifikasi dalam aksi aksi tokoh tersebut sangat perlu.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang peran tokoh protagonis dalam menciptakan proses identifikasi dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan cerita film. Kedua, meneliti bagaimana proses identifikasi yang terjadi pada penonton dapat mempengaruhi penerimaan dan interpretasi mereka terhadap pesan-pesan yang disampaikan dalam film. Ketiga, melakukan studi komparatif antara film Perempuan Berkalung Sorban dengan film-film lain yang memiliki tema serupa, untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam menciptakan proses identifikasi dan dramatika film.
| File size | 672.86 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Belakangan ini banyak siswa yang ikut serta dalam demonstrasi menentang kebijakan pemerintah. Namun, mereka tidak mengetahui secara rinci isi kebijakanBelakangan ini banyak siswa yang ikut serta dalam demonstrasi menentang kebijakan pemerintah. Namun, mereka tidak mengetahui secara rinci isi kebijakan
UNISMUHUNISMUH Kemunculan kandidat tunggal di Pilkada Banyumas 2024 dipicu oleh terpecahnya koalisi partai, kegagalan administratif pada calon alternatif, dan politikKemunculan kandidat tunggal di Pilkada Banyumas 2024 dipicu oleh terpecahnya koalisi partai, kegagalan administratif pada calon alternatif, dan politik
UNISMUHUNISMUH Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti efek jangka panjang, adaptasi pada mata pelajaran lain, serta peran pengembangan profesional guru danPenelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti efek jangka panjang, adaptasi pada mata pelajaran lain, serta peran pengembangan profesional guru dan
IAIN BONEIAIN BONE Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumen, dan studi pustaka, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasiData dikumpulkan melalui wawancara, dokumen, dan studi pustaka, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studiDengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi
UMMATUMMAT Kolaborasi antara orang tua dan sekolah merupakan kunci penting dalam mendukung perkembangan moral anak. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan komunitasKolaborasi antara orang tua dan sekolah merupakan kunci penting dalam mendukung perkembangan moral anak. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan komunitas
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Program edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di Dusun Paraboting memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.melalui penyuluhanProgram edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di Dusun Paraboting memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.melalui penyuluhan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini membahas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara,Penelitian ini membahas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara,
Useful /
169169 Setelah mewawancarai beberapa pihak kunci dalam pembuatan film, peneliti menemukan bahwa penggunaan emoji dalam penulisan naskah bukan hanya mempermudahSetelah mewawancarai beberapa pihak kunci dalam pembuatan film, peneliti menemukan bahwa penggunaan emoji dalam penulisan naskah bukan hanya mempermudah
169169 Penelitian ini menggunakan karakteristik kualitatif yang diterapkan melalui analisis teknis imersif. Materi interaktivitas, visual dan audio menunjukkanPenelitian ini menggunakan karakteristik kualitatif yang diterapkan melalui analisis teknis imersif. Materi interaktivitas, visual dan audio menunjukkan
169169 Kore-eda juga mengkritik norma-norma heteronormatif dan homofobia dalam masyarakat Jepang, mendorong refleksi tentang penerimaan dan cinta. Secara keseluruhan,Kore-eda juga mengkritik norma-norma heteronormatif dan homofobia dalam masyarakat Jepang, mendorong refleksi tentang penerimaan dan cinta. Secara keseluruhan,
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Interaksi keduanya terjadi melalui mekanisme harmonisasi dan negosiasi norma, bukan sekadar konflik, sehingga masyarakat memilih norma yang dianggap lebihInteraksi keduanya terjadi melalui mekanisme harmonisasi dan negosiasi norma, bukan sekadar konflik, sehingga masyarakat memilih norma yang dianggap lebih