WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Pendidikan West ScienceJurnal Pendidikan West Science

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lanskap penelitian mengenai peningkatan profesional guru di era digital melalui pendekatan bibliometrik dengan menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang publikasi 2000–2025 dan dianalisis berdasarkan kata kunci, penulis, serta kolaborasi antarnegara. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema professional development dan teaching menjadi pusat diskursus akademik, sementara isu digital competence, digital literacy, TPACK, dan pemanfaatan artificial intelligence muncul sebagai frontier penelitian terkini. Visualisasi overlay memperlihatkan pergeseran fokus riset dari topik integrasi teknologi dasar (blended learning, learning systems) ke arah literasi digital yang lebih kompleks dan transformasi pendidikan berbasis teknologi mutakhir. Analisis jaringan penulis menunjukkan adanya kelompok penulis inti yang sedangkan kolaborasi antarnegara menjadi penggerak menempatkan Amerika Serikat, Jerman, Portugal, dan China sebagai hub utama, dengan Indonesia mulai masuk dalam jaringan global. Studi ini memberikan implikasi praktis bagi lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan untuk memperkuat program pelatihan guru berbasis digital, sekaligus kontribusi teoretis dalam memperkaya pemahaman tentang profesionalisme guru melalui perspektif Resource-Based View dan Dynamic Capabilities. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan basis data Scopus dan mengandalkan analisis bibliometrik yang belum mendalami isi artikel secara kontekstual.

Studi bibliometrik ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru di era digital merupakan tema riset yang berkembang pesat, berpusat pada professional development dan teaching, serta kini meluas ke kompetensi digital, literasi digital, dan integrasi teknologi mutakhir seperti AI dan kerangka TPACK.Analisis visual mengungkap pergeseran fokus dari pembelajaran berbasis sistem dan blended learning menuju pengembangan kapasitas guru yang lebih komprehensif dalam menghadapi transformasi digital, dengan jaringan penulis inti dan negara hub seperti Amerika Serikat, Jerman, Portugal, dan China mendominasi kolaborasi global.Temuan menekankan pentingnya sinergi antara teori dan praktik, dukungan pelatihan digital bagi guru, serta perlunya penelitian masa depan memperluas basis data dan menggabungkan analisis bibliometrik dengan kajian literatur sistematis untuk pemahaman yang lebih mendalam.

Saran penelitian lanjutan: pertama, bagaimana pengaruh program pelatihan guru berbasis kecerdasan buatan terhadap peningkatan kompetensi digital dan literasi digital guru di sekolah menengah? Kedua, bagaimana pola kolaborasi penulis dan institusi pada bidang profesionalisme guru di era digital berubah bila data diambil dari beberapa basis data (Scopus, Web of Science, Google Scholar) dibandingkan dengan hanya Scopus? Ketiga, bagaimana perkembangan literasi digital guru Indonesia selama lima tahun terakhir ketika mereka mengikuti program pengembangan profesional berbasis TPACK, dan faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut? Penelitian-penelitian ini dapat menggunakan desain eksperimental, analisis jaringan bibliometrik multibasis, serta studi kasus longitudinal, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas intervensi, dinamika kolaborasi, dan konteks lokal dalam transformasi digital pendidikan.

Read online
File size853.23 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test