UIADUIAD

JPDKJPDK

Pendidikan berperan penting dalam pembangunan nasional Indonesia dengan berinvestasi pada sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif, dan berakhlak mulia. Penelitian kualitatif studi kasus menggunakan observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa/alumni, tim kurikulum, serta analisis dokumen termasuk Kurikulum Pendidikan Sekolah (KSP) dan laporan evaluasi. Temuan menunjukkan bahwa manajemen inovasi kurikulum di SMKIT Ibnul Qayyim Makassar menerapkan visi Hafizh Quran, Jago Komputer untuk mengintegrasikan pendidikan kejuruan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dengan nilai-nilai Islam. Pendekatan holistik ini menggabungkan wajib menghafal Quran (minimal 2,5 Juz), Teaching Factory (TEFA) yang sesuai syariah seperti IQIS Software Factory, Praktik Kerja Lapangan 4–6 bulan, Project Based Learning, serta elemen kurikulum tersembunyi seperti dhikr pagi dan shalat Dhuha. Strategi manajemen mencakup siklus perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian, didukung oleh kemitraan industri (DUDI), program keparentingan, serta penguatan bahasa asing dan kewirausahaan. Hasil menunjukkan integrasi kompetensi ganda yang berhasil: keterampilan keras RPL yang relevan dengan Industri 4.0 (sertifikasi, proyek riil) dan keterampilan lunak Islam (integritas, disiplin), yang diakui DUDI lebih unggul dibandingkan lulusan SMK kejuruan lainnya. Inovasi ini menjawab kesenjangan kurikulum-industri. Kesimpulan menegaskan model ini sebagai referensi nasional bagi SMK vokasional Islam, dengan rekomendasi memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan untuk dampak jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada Kurikulum Merdeka dan pengembangan sumber daya manusia berkualitas Indonesia di era globalisasi.

SMKIT Ibnul Qayyim Makassar berhasil mengintegrasikan kompetensi ganda antara Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan karakter Islami melalui program Tahfizh wajib (2,5 Juz), TEFA yang sesuai syariah (IQIS Software Factory), PKL selama 4–6 bulan, PBL, serta kurikulum tersembunyi (dhikr pagi, shalat Dhuha).Hasilnya adalah lulusan pengembang yang secara teknis unggul (relevan dengan Industri 4.0 dan bersertifikasi DUDI) serta memiliki etika Islami (integritas lebih baik dibandingkan SMK lain).Pendekatan ini selaras dengan Quran Surah Al-Jumuah.2 dan konsep itqan, serta secara holistik menjawab kesenjangan kurikulum.

Penelitian selanjutnya dapat menjawab pertanyaan: bagaimana efektivitas model inovasi kurikulum ini bila diterapkan pada sejumlah SMK Islam di berbagai wilayah Indonesia, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan skalabilitasnya? Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal dengan desain campuran untuk melacak jejak karier alumni SMKIT Ibnul Qayyim selama lima tahun setelah kelulusan, guna menilai dampak jangka panjang kompetensi ganda terhadap produktivitas kerja, kepuasan hidup, dan kontribusi sosial mereka. Selain itu, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi pengaruh spesifik elemen kurikulum tersembunyi, seperti dhikr pagi sebelum sesi pemrograman, terhadap motivasi belajar, tingkat konsentrasi, dan prestasi akademik siswa, dengan membandingkan kelompok kontrol dan intervensi. Hasil-hasil ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang integrasi nilai Islam dalam pendidikan vokasional serta memberikan dasar kebijakan yang kuat untuk pengembangan kurikulum berkelanjutan.

  1. Curriculum Innovation Management in Islamic Integrated Schools | Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan.... journal.uiad.ac.id/index.php/JPDK/article/view/4375Curriculum Innovation Management in Islamic Integrated Schools Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan journal uiad ac index php JPDK article view 4375
Read online
File size490.56 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test