STAI MASSTAI MAS

JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi KeislamanJIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman

Budaya Madrasah memang menjadi barometer dari kegiatan Madrasah yang mana menjadi ukuran apakah Madrasah itu mempunyai suatu budaya yang menghasilkan suatu hasil yang baik untuk Madrasah atau sebaliknya budaya yang buruk bagi Madrasah, oleh karena itu Madrasah sangat mengedepankan Budaya Madrasah dalam meningkatkan daya saing lembaganya agar lembaga tersebut mempunyai ikonik dan kebiasan yang baik dalam keseharian di Madrasah sehingga meningkatkan daya saing Madrasah. Tujuan penelitian ini adalah menemukan dan menganalisis program budaya Madrasah dalam meningkatkan daya saing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang mana sumber datanya dari orang (people), dokumen (paper) dan tempat (place). Hasil penelitian ini memperkuat sepenuhnya teori the Culture of a School yang disampaikan oleh memperkuat teori Beare, Caldwell, Spinks dan Milikan bahwa prinsip utama dalam Budaya Madrasah adalah Program Budaya Madrasah yang berisi tujuan dan sasaran (Aims and objectives), Kurikulum (Curriculum), bahasa (Language), Pemikiran (Metaphor) dan Pengorganisasian (Organizational).

Budaya Madrasah menjadi barometer utama dalam menilai kualitas hasil pendidikan, sehingga peningkatan budaya menjadi kunci peningkatan daya saing lembaga.Program budaya yang diusulkan meliputi pembangunan dan implementasi kurikulum, perumusan serta pelaksanaan program secara bertahap, pemanfaatan Madrasah sebagai wadah riset dan prestasi, serta penggerakan seluruh stakeholder.Implementasi program ini menghasilkan peningkatan mutu, prestasi, dan birokrasi yang efektif, sehingga secara signifikan memperkuat daya saing Madrasah.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana inovasi kurikulum berbasis pesantren mempengaruhi prestasi akademik dan non‑akademik siswa Madrasah, dengan menggunakan desain longitudinal dan instrumen penilaian berbasis kompetensi. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif mengenai model keterlibatan stakeholder (pemerintah, komite sekolah, orang tua, dan masyarakat) dalam implementasi program budaya, untuk mengidentifikasi faktor‑faktor kunci keberhasilan serta hambatan kontekstual yang muncul di berbagai wilayah. Terakhir, peneliti dapat membandingkan efektivitas Madrasah sebagai wadah riset dan prestasi di antara Madrasah yang telah mengadopsi program budaya dengan yang belum, dengan mengukur dampak terhadap inovasi pembelajaran, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta kontribusi terhadap daya saing institusi secara keseluruhan.

  1. Manfaat dan Kesehatan - IAIN PWT. manfaat kesehatan iain menu featured alya ketahui leci solusi sehat... doi.org/10.24090/jk.v7i2.3517Manfaat dan Kesehatan IAIN PWT manfaat kesehatan iain menu featured alya ketahui leci solusi sehat doi 10 24090 jk v7i2 3517
  2. MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM | Huda | Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. manajemen pengembangan... doi.org/10.33650/al-tanzim.v1i2.113MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM Huda Al Tanzim Jurnal Manajemen Pendidikan Islam manajemen pengembangan doi 10 33650 al tanzim v1i2 113
  3. Journal of Islamic Education Research. inovasi pengembangan kurikulum pai sekolah menengah raudatut tholabah... jier.iain-jember.ac.id/index.php/jier/article/view/23Journal of Islamic Education Research inovasi pengembangan kurikulum pai sekolah menengah raudatut tholabah jier iain jember ac index php jier article view 23
Read online
File size331.32 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test