STAI MASSTAI MAS

JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi KeislamanJIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman

Pembelajaran fonetik Arab di Indonesia banyak dilaksanakan di taman Pendidikan al-Quran. Dalam prakteknya, perempuan sebagai sekolah pertama bagi anak-anak berperan aktif terhadap perkembangan keberhasilan pembelajaran fonologi Arab tersebut. Setiap pembelajaran tidak terkecuali pembelajaran fonologi Arab memerlukan metode khusus, karena tingkat buta huruf di negara Indonesia masih terbilng tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Perempuan dalam pembelajaran fonetik Arab, problematika, dan solusi pemecahannya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dalam pembelajaran fonetik Arab adalah metode an-Nahdliyah dikolaborasi dengan metode penyampaian demonstrasi, mim mem, drill, tanya jawab, dan ceramah dengan mengedepankan sifat lemah lembut dan kasih sayang. Problematika yang dialami meliputi kurangnya guru, prasarana kurang memadai, dukungan orang tua, fisiologis anak, karakteristik huruf Arab, psikologis anak, dan pengaruh teman. Solusi yang diterapkan adalah kaderisasi dan dedikasi, manajemen jadwal dengan baik, koordinasi dengan wali santri, memahami dan mensupport perkembangan anak, mencontohkan, memberikan pemahaman positif, dan memilah pergaulan yang baik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan menerapkan metode an-Nahdliyah yang dikolaborasikan dengan demonstrasi, mim mem, drill, tanya jawab, dan ceramah, dengan menekankan sifat lemah lembut dan kasih sayang dalam pembelajaran fonetik Arab di TPQ.Problematika yang dihadapi meliputi kekurangan guru, prasarana yang kurang memadai, dukungan orang tua yang terbatas, serta faktor fisiologis, karakteristik huruf Arab, psikologis anak, dan pengaruh teman.Solusi yang diterapkan mencakup kaderisasi, manajemen jadwal yang baik, koordinasi dengan orang tua, pemahaman dan dukungan terhadap perkembangan anak, pemberian contoh, pemahaman positif, dan pemilihan pergaulan yang baik.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode an-Nahdliyah dibandingkan dengan metode pembelajaran fonetik Arab lainnya, dengan fokus pada dampak jangka panjang terhadap kemampuan membaca Al-Quran siswa. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi, seperti aplikasi pembelajaran interaktif atau platform daring, dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap fonetik Arab, terutama di era digital ini. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh perempuan pendidik di berbagai TPQ dengan karakteristik sosio-kultural yang berbeda, guna mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi secara luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan fonetik Arab di TPQ dan mengurangi angka buta huruf Al-Quran di Indonesia, serta memperkaya khazanah ilmu pendidikan Islam.

Read online
File size367.69 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test