UNIRA MALANGUNIRA MALANG

Journal of Governance InnovationJournal of Governance Innovation

Pariwisata memiliki peran yang semakin penting dalam memajukan perekonomian negara, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB. Indonesia yang kaya akan keindahan alam dan budaya menjadi daya tarik wisatawan dunia. Desa Wisata Surandi yang terletak di Kabupaten Lombok Barat merupakan destinasi wisata yang menjanjikan, terkenal dengan keindahan alam yang tenang dan kekayaan budaya. Untuk memanfaatkan potensinya, strategi pemasaran digital yang efektif adalah suatu keharusan. Melalui platform media sosial, website resmi dan kampanye digital, Desa Wisata Surandi dapat memperluas jangkauan dan menarik minat calon wisatawan. Dengan memanfaatkan teknologi dan kreativitas dalam komunikasi pemasaran, dapat memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Penelitian ini memaparkan langkah-langkah konkrit mulai dari pemanfaatan media sosial hingga pengembangan konten yang dapat dilakukan pemerintah dan masyarakat desa untuk meningkatkan citra Desa Wisata Surandi di industri pariwisata. Melalui pemasaran digital, Desa Wisata Surandi dapat menarik lebih banyak pengunjung, memperkuat perekonomian, dan melestarikan budaya.

Desa Wisata Suranadi kaya akan potensi wisata alam dan budaya yang dapat dikembangkan melalui strategi komunikasi pemasaran digital.Penggunaan media sosial dan situs web resmi menjadi alat utama dalam mempromosikan dan memperluas jangkauan destinasi, sehingga meningkatkan keterjangkauan informasi, interaksi, dan inovasi produk.Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mengelola potensi wisata yang berkelanjutan.

Berlandaskan pada temuan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital berperan penting bagi pemasaran destinasi wisata desa, penelitian kelanjutannya dapat memfokuskan pada: (1) menilai dampak jangka panjang penggunaan media sosial terhadap jumlah kunjungan dan pendapatan desa melalui analisis data statistik kunjungan sebelum dan setelah kampanye digital; (2) mengeksplorasi persepsi wisatawan terhadap konten digital yang diproduksi oleh komunitas lokal, termasuk perbandingan antara konten generasi muda dan konten tradisional; dan (3) mengkaji efektivitas kolaborasi publik‑swasta dalam penyediaan infrastruktur digital, seperti platform web interaktif dan sistem reservasi online, guna meningkatkan pengalaman wisatawan. Penelitian ini tidak hanya akan mengisi celah akademis mengenai interaksi antara budaya lokal dan teknologi digital, tetapi juga dapat membimbing kebijakan pemerintah daerah dalam merancang program promosi wisata desa yang lebih terukur dan berkelanjutan.

  1. Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal | Sugiyarto | Jurnal Administrasi Bisnis.... doi.org/10.14710/jab.v7i1.22609Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal Sugiyarto Jurnal Administrasi Bisnis doi 10 14710 jab v7i1 22609
Read online
File size265.22 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test