UntikaUntika

Jurnal Kebijakan dan Pelayanan PublikJurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik

Kabupaten Banggai memiliki lanskap wisata bahari dan darat yang kuat, namun pertumbuhan kunjungan belum selalu diimbangi tata kelola, pemerataan manfaat, dan pengendalian dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan (1) memotret kesiapan pengembangan pariwisata berkelanjutan Kabupaten Banggai dan (2) merumuskan strategi prioritas yang operasional untuk memperkuat keberlanjutan destinasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi lapangan pada beberapa titik daya tarik wisata, serta telaah dokumen kebijakan dan data sektoral. Analisis dilakukan melalui pengodean tematik, triangulasi sumber, dan pemetaan isu‑aksi berdasarkan pilar pengelolaan, sosial‑ekonomi, budaya, dan lingkungan. Hasil menunjukkan tantangan utama berada pada kelembagaan lintas sektor, pengelolaan sampah dan sanitasi, serta belum terukurnya daya dukung. Strategi prioritas diarahkan pada penguatan organisasi pengelola destinasi, pemberdayaan ekonomi lokal berbasis komunitas, dan penerapan praktik zero waste bertahap.

Potensi wisata alam Banggai kuat dan memiliki peluang meningkatkan nilai ekonomi tanpa harus menaikkan volume kunjungan secara agresif, tetapi hambatan utama berpusat pada koordinasi lintas sektor, ketiadaan sistem monitoring indikator, serta pengelolaan sampah‑sanitasi dan pengaturan daya dukung.Strategi prioritas terfokus pada pembangunan organisasi pengelola destinasi, penguatan model pariwisata berbasis komunitas, serta penerapan program zero waste dan manajemen daya dukung secara bertahap untuk menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan sosial destinasi.

Penelitian di masa depan dapat meneliti efektivitas model pengelolaan destinasi berbasis komunitas (CBT) dalam meningkatkan partisipasi warga lokal, dengan merancang skema berbagi pendapatan yang transparan dan adil. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak intervensi zero waste pada kualitas lingkungan dan kepuasan pengunjung di destinasi kecil, meliputi analisis biaya‑manfaat dan perubahan perilaku pengunjung. Terakhir, peneliti dapat memvalidasi dan memfokuskan pengukuran daya dukung sosial dan lingkungan menggunakan indikator yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan budaya Banggai, serta mengembangkan dashboard monitoring berbasis data real‑time untuk mendukung pengambilan keputusan yang responsif dan proaktif.

  1. Towards a Small Sustainable Tourism Destination Through Zero Waste: Evidence and Development Strategy... doi.org/10.18280/ijsdp.190932Towards a Small Sustainable Tourism Destination Through Zero Waste Evidence and Development Strategy doi 10 18280 ijsdp 190932
  2. A systematic scoping review of sustainable tourism indicators in relation to the sustainable development... doi.org/10.1080/09669582.2020.1775621A systematic scoping review of sustainable tourism indicators in relation to the sustainable development doi 10 1080 09669582 2020 1775621
  3. Sustainable Tourism as an Economic Development Model in Evaluation and Prospects of Priority Tourism... doi.org/10.24198/jmpp.v8i2.54183Sustainable Tourism as an Economic Development Model in Evaluation and Prospects of Priority Tourism doi 10 24198 jmpp v8i2 54183
  4. Study of Social Carrying Capacity in The Development of Tanjung Lesung as a Sustainable Tourist Destination... ejournal.aibpmjournals.com/index.php/JCDA/article/view/1493Study of Social Carrying Capacity in The Development of Tanjung Lesung as a Sustainable Tourist Destination ejournal aibpmjournals index php JCDA article view 1493
  5. Assessing the impact of COVID-19 on the Indonesian tourism industry | Anele | Journal of Indonesian Tourism,... doi.org/10.17509/jithor.v4i2.34393Assessing the impact of COVID 19 on the Indonesian tourism industry Anele Journal of Indonesian Tourism doi 10 17509 jithor v4i2 34393
Read online
File size439.61 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test