UntikaUntika

Jurnal Ilmiah ProduktifJurnal Ilmiah Produktif

Studi ini mengeksplorasi dampak dari Konten Media Sosial, Electronic Word of Mouth, dan juga kualitas produk pada Tingkat keinginan minat beli konsumen di kantilan food. Pendekatan yang diterapkan yaitu survei kuantitatif yang melibatkan 100 responden terpilih melalui teknik purposive sampling. Pengujian ini menggunakan aplikasi SPSS 26 yang melalui pengujian kualitas data, uji asumsi klasik, hingga melalui persamaan regresi linear berganda, setelah itu dilanjutkan dengan pengujian hipotesis meliputi uji T dan uji F serta menggunakan pengujian determinasi. Hasil temuan menunjukkan secara parsial, bahwa Konten Media Sosial dan juga kualitas produk berpengaruh secara signifikan dengan nilai masing-masing 0,003 dan 0,000 yang berada di bawah standar 0,05. Akan tetapi, EWOM tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen dengan nilai 0,124. Namun apabila di uji secara simultan, ketiga variabel tersebut menunjukkan dapat berpengaruh terhadap minat beli konsumen dengan nilai 0,000.

Konten media sosial dan kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, sedangkan e-WOM tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di Kantilan Food.Kualitas produk dan strategi konten media sosial menjadi faktor utama dalam meningkatkan minat beli konsumen.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana jenis konten media sosial tertentu, seperti konten edukatif atau hiburan, memengaruhi minat beli konsumen secara spesifik di kalangan UMKM kuliner. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang faktor-faktor yang membuat e-WOM menjadi tidak signifikan, misalnya dengan mengeksplorasi kredibilitas sumber ulasan atau dampak sentimen positif versus negatif dari ulasan online. Ketiga, diperlukan studi yang mengintegrasikan variabel kepercayaan konsumen atau pengalaman langsung sebagai variabel mediasi antara kualitas produk dan minat beli, untuk memahami lebih utuh proses pengambilan keputusan konsumen. Penelitian lanjutan dapat merancang eksperimen terkontrol untuk membandingkan efektivitas berbagai format konten di media sosial, atau meneliti pengaruh durasi dan frekuensi unggahan terhadap keterlibatan dan konversi pembelian. Selain itu, penting untuk menguji apakah peningkatan kualitas produk secara konsisten meningkatkan minat beli meskipun konten media sosial kurang menarik. Studi juga bisa mengevaluasi perbedaan persepsi konsumen berdasarkan demografi terhadap e-WOM dan kualitas produk. Penelitian dapat dikembangkan dengan membandingkan temuan di Kantilan Food dengan UMKM kuliner lain untuk melihat generalisasi hasil. Pendekatan mixed method bisa digunakan untuk memperkaya data kuantitatif dengan wawancara mendalam. Fokus pada aspek emosional dalam konten media sosial juga bisa menjadi arah baru. Akhirnya, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari kombinasi ketiga faktor terhadap loyalitas pelanggan, bukan hanya minat beli sesaat.

Read online
File size444.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test