UBBUBB

FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)

Berdasarkan hasil inspeksi di lapangan, ditemukan beberapa kerusakan komponen arsitektur, mekanikal, dan elektrikal pada beberapa ruangan hotel X di kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Kurangnya pemeliharaan menjadi salah satu penyebab terjadinya kerusakan pada komponen gedung hotel. Dengan manajemen pemeliharaan yang baik, dapat mengurangi kegiatan perbaikan yang memakan biaya lebih akibat terjadinya kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pemeliharaan bangunan hotel yang selama ini sudah terlaksana. Pada penelitian ini, peneliti melakukan survei dan wawancara terkait manajemen pemeliharaan hotel. Survei dan wawancara terfokus pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki pihak hotel untuk masing-masing komponen yang ditinjau. Setelah didapat SOP hotel, peneliti melakukan analisa dengan membandingkan SOP hotel dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.24/PRT/M/2008 sebagai standar dalam pelaksanaan pemeliharaan bangunan gedung. Dari hasil perhitungan kesesuaian yang dilakukan, hasil kesesuaian pada masing-masing komponen yaitu komponen arsitektur dengan rata-rata hasil kesesuaian sebesar 92,61%, komponen mekanikal dengan rata-rata hasil kesesuaian sebesar 94,44%, dan komponen elektrikal dengan rata-rata hasil kesesuaian sebesar 100% dari bobot maksimal 100%. Persentase bobot kesesuaian ini menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan yang dilaksanakan oleh pihak hotel dengan mengacu pada Peraturan Menteri bernilai sangat baik. Namun, untuk lebih mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan hingga bobot 100%, perlu perencanaan standar operasional prosedur, perencanaan biaya dan jadwal pemeliharaan yang lebih baik untuk menunjang pelaksanaan pemeliharaan gedung hotel X dimasa yang akan datang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa bobot kesesuaian manajemen pemeliharaan dan perawatan yang dilaksanakan oleh Hotel X di Kota Padang masuk dalam kategori sangat baik berdasarkan Permen PU No.Meskipun demikian, masih terdapat potensi peningkatan untuk mencapai bobot kesesuaian 100%.Oleh karena itu, disarankan untuk mengoptimalkan manajemen pemeliharaan dengan merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih komprehensif, mencakup peralatan, bahan, dan tata cara pelaksanaan pemeliharaan untuk setiap komponen arsitektur, mekanikal, dan elektrikal.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi efektivitas implementasi SOP pemeliharaan di Hotel X, seperti tingkat pelatihan staf, ketersediaan anggaran, dan dukungan manajemen. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan manajemen pemeliharaan di Hotel X dengan hotel-hotel lain di Padang atau kota-kota lain di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk mengantisipasi kerusakan bangunan berdasarkan data historis pemeliharaan dan kondisi lingkungan, sehingga memungkinkan perencanaan pemeliharaan yang lebih proaktif dan efisien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas manajemen pemeliharaan bangunan hotel secara umum, mengurangi biaya perbaikan, dan memperpanjang umur bangunan.

  1. EVALUASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN ARSITEKTUR, MEKANIKAL, DAN ELEKTRIKAL PADA GEDUNG HOTEL X DI KOTA PADANG... doi.org/10.33019/fropil.v11i2.4630EVALUASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN ARSITEKTUR MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL PADA GEDUNG HOTEL X DI KOTA PADANG doi 10 33019 fropil v11i2 4630
  2. DOI Name 10.31815 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 27z crossref email support... doi.org/10.31815DOI Name 10 31815 Values doi name values index type timestamp data hs serv 27z crossref email support doi 10 31815
Read online
File size568.61 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test