HARPRESSIDHARPRESSID

Celebes Journal of Language StudiesCelebes Journal of Language Studies

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis kesalahan dalam menerjemahkan cerita pendek. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan partisipan 25 mahasiswa Sastra Inggris Universitas Negeri Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penerjemahan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat jenis kesalahan, yaitu Penghilangan, Penambahan, Informasi Salah, dan Pengurutan Salah. Pada minggu pertama tercatat 72 kesalahan penghilangan, 60 kesalahan penambahan, 82 kesalahan informasi salah, dan 16 kesalahan pengurutan salah. Selama tiga minggu, jumlah kesalahan menurun secara bertahap, terutama pada kesalahan pengurutan. Peneliti menyimpulkan bahwa kebanyakan siswa masih bingung dalam penggunaan tata bahasa dan pemahaman kata karena pengaruh bahasa pertama serta kurangnya kompetensi dalam aturan struktur bahasa kedua.

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis kesalahan utama dalam penerjemahan cerita pendek siswa.penghilangan, penambahan, informasi salah, dan pengurutan salah.Kesalahan informasi salah menjadi yang paling sering terjadi, sedangkan pengurutan salah paling jarang.Akumulasi kesalahan menurun seiring berjalannya waktu, namun masih diperlukan peningkatan pemahaman tata bahasa dan struktur kalimat.Oleh karena itu, intervensi pedagogis yang menargetkan kesalahan-kesalahan ini dapat meningkatkan kualitas terjemahan siswa.

Mengingat tingkat kesalahan informasi paling tinggi, studi penerjemahan selanjutnya dapat meneliti efektivitas modul pembelajaran yang menekankan pengenalan pola kalimat dan konteks leksikal dalam Bahasa Inggris. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pembelajaran berbasis game digital yang menguji kemampuan siswa dalam mengenali dan memperbaiki kesalahan penambahan serta penghilangan, sehingga memperkuat kesadaran kesadaran penerjemahan. Terakhir, pengembangan platform daring yang menyediakan latihan real-time dengan feedback otomatis atas kesalahan pengurutan dapat menjadi pendekatan inovatif untuk meningkatkan kompetensi penerjemahan siswa secara longitudinal.

Read online
File size374.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test