IAINGAWIIAINGAWI

Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Perilaku buruk siswa mengacu pada perilaku atau tindakan yang tidak hanya berpotensi menimbulkan masalah, tetapi juga dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, sekaligus melanggar norma etika dan aturan sosial yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya perilaku nakal pada siswa kelas IV Mi Babussalam, dan jenis-jenis kenakalan yang dilakukan oleh siswa kelas IV Mi Babussalam. Penelitian ini bersifat kualitatif dan melibatkan penggunaan model studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Mi Babussalam Pasongsongan Sumenep. Penelitian ini berfokus pada perilaku buruk (kenakalan) siswa. Pengumpulan informasi mencakup catatan wawancara, lembar observasi, dan dokumen. Analisis data didasarkan pada model Miles dan Huberman, dengan pengumpulan data sebagai metodologi utama untuk mengumpulkan informasi, menyajikannya sebagai keluaran, analisis data mutakhir menggunakan metode kuantitatif, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data diverifikasi melalui teknik triangulasi sumber. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku buruk siswa mencakup perilaku seperti berkelahi, menggoda, dan mengabaikan kebijakan sekolah. Perbuatan buruk tersebut tidak hanya dipicu oleh individu siswa itu sendiri, tetapi juga bisa akibat dari pengaruh keluarganya atau lingkungan sekitarnya, seperti lingkungan yang kurang baik, dinamika keluarga yang tidak harmonis, serta minimnya kepedulian dan keterlibatan dari orang tua dalam kehidupan anak. Bentuk umum dari perilaku buruk siswa adalah menyebabkan lingkungan kelas menjadi kacau atau tidak teratur dengan menggunakan kata-kata kotor untuk memanipulasi teman-temannya sehingga terjadi pertengkaran. Untuk mengatasi perilaku buruk siswa tersebut, guru dan sekolah dapat menggunakan tindakan seperti peringatan, sanksi, dan surat perjanjian kepada siswa untuk tidak mengulangi hal tersebut lagi. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan efek jera yang mencegah terjadinya perilaku buruk itu di kemudian hari. Pencegahan kelakuan buruk siswa memerlukan upaya bersama antara pihak pendidik dan keluarga, serta peninjauan ulang terhadap program sekolah.

Perilaku nakal yang dilakukan siswa seperti berkelahi, membuat masalah, mengganggu temannya, dan melanggar peraturan sekolah, tidak hanya disebabkan oleh siswa itu sendiri, namun juga disebabkan oleh keluarga dan lingkungan sekitar.Pengaruh keluarga yang mengarah pada kenakalan anak antara lain ketidak pedulian orang tua dan ketidak harmonisan dalam keluarga.Pengaruh lingkungan yang kurang baik juga mempengaruhi terjadinya kenakalan siswa.Kelakuan buruk siswa seperti berkata kasar atau mengganggu teman saat pelajaran berlangsung dengan sengaja akan menimbulkan kegaduhan di dalam kelas, sehingga guru bisa memberikan peringatan, menghukum, dan memberikan surat perjanjian kepada siswa agar siswa tersebut jera dan tidak mengulanginya kembali.Mencegah perilaku buruk siswa memerlukan peninjauan kembali pada program sekolah serta upaya bersama antara pihak sekolah dan keluarga.

Untuk mengatasi perilaku buruk siswa, penting untuk melibatkan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka. Orang tua dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung dan mendorong di rumah, yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam belajar. Selain itu, orang tua dapat memberikan bimbingan dan dukungan, membantu anak mereka menavigasi tantangan akademis, dan mendorong mereka untuk menggunakan aplikasi dan situs pendidikan. Pendidik dan legislator dapat memberikan intervensi dan sumber daya yang terfokus untuk membantu orang tua dalam mendukung pembelajaran anak mereka secara efektif. Dengan bekerja sama, orang tua dan guru dapat menciptakan garis depan yang bersatu dalam memberikan dukungan dan sumber daya yang diperlukan bagi siswa untuk berkembang. Kemitraan ini juga dapat berfungsi untuk memperkuat rasa komunitas dalam lingkungan sekolah, mempromosikan suasana positif dan inklusif bagi semua siswa. Selain itu, penting untuk mengevaluasi ulang penerapan pendidikan karakter di sekolah. Kurangnya efektivitas dalam pelaksanaan pendidikan karakter atau moral bisa menjadi faktor yang memicu perilaku nakal siswa. Dengan memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kenakalan siswa dari berbagai sudut pandang, langkah-langkah pencegahan dapat direkomendasikan. Misalnya, guru dan siswa dapat membangun hubungan yang positif satu sama lain, sehingga membantu mencegah kemungkinan pemicu kenakalan siswa di sekolah. Dengan demikian, kolaborasi antara orang tua, guru, dan siswa dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung, yang dapat meningkatkan prestasi akademik dan kesejahteraan secara keseluruhan.

  1. Risk Factors for Conduct Disorder and Delinquency: Key Findings from Longitudinal Studies - Joseph Murray,... doi.org/10.1177/070674371005501003Risk Factors for Conduct Disorder and Delinquency Key Findings from Longitudinal Studies Joseph Murray doi 10 1177 070674371005501003
  2. School Discipline Policies, Perceptions of Justice, and In-School Delinquency - Erica R. Fissel, Pamela... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0011128718794186School Discipline Policies Perceptions of Justice and In School Delinquency Erica R Fissel Pamela journals sagepub doi 10 1177 0011128718794186
  3. Revisiting the Value Education in the Field of Primary Education: A Study on Abdurrahman An-Nahlawi’s... doi.org/10.32332/elementary.v5i2.1643Revisiting the Value Education in the Field of Primary Education A Study on Abdurrahman An NahlawiAos doi 10 32332 elementary v5i2 1643
  4. Hukuman dalam Pendidikan Islam: Studi atas Dampak Psikologis Anak Usia Dasar dan Citra Guru | Tarbiyatuna:... ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/892Hukuman dalam Pendidikan Islam Studi atas Dampak Psikologis Anak Usia Dasar dan Citra Guru Tarbiyatuna ejournal iaisyarifuddin ac index php tarbiyatuna article view 892
  5. Teacher-Student Relationships in Childhood as a Protective Factor against Adolescent Delinquency up to... doi.org/10.1177/00111287211014153Teacher Student Relationships in Childhood as a Protective Factor against Adolescent Delinquency up to doi 10 1177 00111287211014153
Read online
File size462.21 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test