IAINGAWIIAINGAWI

Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Sejatinya pendidikan tidak hanya mencetak peserta didik cakap secara kognitif. Akan tetapi perlu diimbangi dengan aspek afektif guna melengkapi kecakapan hidup peserta didik di kemudian hari. Untuk itu penelitian ini mengulas bagaimana peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik bisa diperoleh dengan pembelajaran tahfidz juz amma melalui metode wahdah, metode tasmi, dan metode muraja. Dengan demikian, peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik berupa penanaman akhlak mulia yang mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari‑hari. Sehingga ke depan pendidikan kita dapat mencetak insan berilmu berhiaskan akhlak mulia berbasis nilai‑nilai Al‑Quran. Penelitian ini bertujuan menguraikan peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik melalui program tahfidz juz amma. Dalam penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara langsung kepada guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik setelah diterapkannya pembelajaran tahfidz juz amma melalui metode wahdah yakni menyadari bahwa kemampuan yang didapat adalah anugerah Allah yang melahirkan sikap syukur. Dengan metode tasmi peserta didik memiliki sikap peduli, kerja sama, dan jurur dalam berinteraksi baik di sekolah maupun lingkungan. Sementara melalui metode murajaah memiliki jiwa yang sabar dan istikamah dalam mengulang‑ulang perilaku positif seperti membaca Al‑Quran.

Kecerdasan spiritual meningkat melalui metode wahdah, tasmi, dan muraja, yang menghasilkan rasa syukur, kerja sama, dan kesabaran.Peserta didik menunjukkan sikap peduli dan menghargai sesama serta kesabaran dalam mengulang hafalan.Program tahfidz juz amma berkontribusi pada pembentukan karakter berakhlak mulia berbasis nilai Quran.

Pertanyaan penelitian pertama adalah apakah penerapan metode kombinasi wahdah, tasmi dan muraja dapat meningkatkan motivasi belajar tahfidz secara berkelanjutan dibandingkan dengan metode tunggal. Kedua, bagaimana faktor lingkungan sekolah dan keluarga memediasi proses pembentukan karakter spiritual pada peserta didik yang mengikuti program tahfidz. Ketiga, evaluasi jangka panjang akan memperluas pemahaman tentang pengaruh pembelajaran tahfidz pada akuntabilitas nilai agama dan kehidupan sosial siswa di tingkat menengah. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya teori pendidikan Islam dengan fokus pada hubungan antara pembelajaran kognitif dan etis serta memberi dasar kebijakan pendidikan yang holistik.

  1. Institutional Transformation of Madrasa of Muslim Minority in Thailand | Jurnal Pendidikan Islam. madrasa... journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpi/article/view/1961Institutional Transformation of Madrasa of Muslim Minority in Thailand Jurnal Pendidikan Islam madrasa journal uinsgd ac index php jpi article view 1961
  2. STRATEGI DALAM MENJAGA KEABSAHAN DATA PADA PENELITIAN KUALITATIF | Al-'Adad: Jurnal Tadris Matematika.... e-journal.iainptk.ac.id/index.php/al-adad/article/view/1113STRATEGI DALAM MENJAGA KEABSAHAN DATA PADA PENELITIAN KUALITATIF Al Adad Jurnal Tadris Matematika e journal iainptk ac index php al adad article view 1113
Read online
File size468.87 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test