UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Rumbio Jaya dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukungnya. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Kebijakan (Policy Research) dengan pendekatan Deskriptif Kualitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelusuran literatur yang sesuai dengan topik penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang dikembangkan oleh Miles Huberman. Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Rumbio Jaya telah berhasil. Kemudian faktor pendukung dalam implementasi PKH juga mendapatkan dukungan dari para stakeholder. Sedangkan faktor penghambat yaitu adanya rasa kecemburuan dari masyarakat yang bukan penerima PKH dan tidak adanya fasilitas seperti pelantang untuk pengeras suara ketika memberikan arahan.

Implementasi PKH dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Rumbio Jaya sudah berhasil.Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya kondisi sosial-ekonomi RTSM, KPM PKH mengakui bahwa anak-anak mereka kini dapat bersekolah setidaknya hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.Kemudian faktor pendukung dalam implementasi PKH juga mendapatkan dukungan dari para stakeholder.Namun dalam pelaksanaan PKH, terdapat beberapa faktor penghambat yaitu adanya rasa kecemburuan dari masyarakat yang bukan penerima PKH dan menginginkan peserta PKH yang dianggap graduasi dihentikan dari bantuan PKH dan digantikan dengan peserta PKH baru.Namun dalam aturan yang berlaku tentang PKH, pendamping PKH hanya bisa menghentikan bantuan untuk peserta PKH yang dianggap sudah mampu dan pendamping PKH hanya pengguna data yang diberikan oleh pusat.Selain itu, pendamping PKH seringkali kesulitan dalam memberikan pengarahan kepada peserta PKH yang berjumlah 200-250 KPM per pendamping PKH sedangkan tidak ada fasilitas seperti pelantang untuk pengeras suara ketika memberikan arahan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara implementasi PKH di Kecamatan Rumbio Jaya dengan kecamatan lain di Indonesia, dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi PKH. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak jangka panjang dari PKH terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal pendidikan dan kesehatan. Terakhir, penelitian tentang strategi-strategi inovatif untuk mengatasi faktor-faktor penghambat dalam implementasi PKH, seperti konflik antar individu dan keterbatasan fasilitas, dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.

Read online
File size178.48 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test