UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Implementasi penyelenggaraan pemerintahan yang baik merupakan suatu tuntutan dan keharusan bagi setiap lembaga publik yang melaksanakan pelayanan publik salah satunya yaitu dengan melaksanakan sebuah inovasi. Dalam hal ini termasuk Pelayanan hak tanggungan yang secara diselenggarakan oleh Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru. Oleh sebab ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Implementasi Inovasi Pelayanan Publik Pada Pelayanan HT‑EL Di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu kondensasi data, presentasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang dinyatakan menunjukkan bahwa implementasi inovasi pelayanan publik pada pelayanan HT‑EL di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru sudah berjalan efektif.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa implementasi inovasi pelayanan publik pada pelayanan HT‑EL di Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru sudah berjalan efektif, terbukti dari dukungan kuat pemerintah pusat, keberhasilan memenuhi standar ketepatan waktu dan ketelitian layanan serta adopsi baik dari masyarakat dan perusahaan.Penggunaan sistem elektronik yang terintegrasi mempercepat proses administrasi dan meningkatkan transparansi dalam layanan pendaftaran hak tanah.Namun, tantangan seperti resistensi staf dan keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa wilayah masih menjadi fokus perbaikan.

Penelitian pertama dapat mengkaji pengaruh pelatihan berkelanjutan bagi pegawai Kantor Pertanahan terhadap tingkat adopsi dan kepuasan pengguna layanan HT‑EL. Penelitian kedua dapat mengevaluasi dampak peningkatan infrastruktur jaringan internet di wilayah perumahan di luar kota Pekanbaru terhadap waktu respons dan tingkat akses pengguna ke sistem HT‑EL. Penelitian ketiga dapat meneliti apakah penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk verifikasi otomatis dokumen dapat menurunkan tingkat kesalahan input dan mempercepat proses pendaftaran hak tanggungan. Penelitian keempat dapat menganalisis persepsi pengguna mengenai keamanan data dalam sistem HT‑EL dan mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kepercayaan. Penelitian kelima dapat menguji efektivitas model pemantauan kinerja sistem HT‑EL menggunakan indikator waktu proses dan kepuasan pelanggan. Penelitian keenam dapat mengeksplorasi inovasi layanan berbasis mobile untuk memperluas akses masyarakat. Penelitian ketujuh dapat memfokuskan pada kolaborasi antara lembaga keuangan dan PPAT bagi integrasi data HT‑EL. Penelitian kedelapan dapat meneliti potensi penggunaan blockchain untuk keaslian dokumen elektronik HT‑EL. Penelitian kesembilan dapat menilai dampak integrasi HT‑EL dengan sistem e‑payroll pemerintah daerah. Penelitian kesepuluh dapat mengkaji model pelatihan jarak jauh (online) sebagai solusi penyediaan kompetensi bagi staf di daerah terpencil.

  1. Sage Research Methods - Practitioner Research and Professional Development in Education - Qualitative... doi.org/10.4135/9780857024510.d49Sage Research Methods Practitioner Research and Professional Development in Education Qualitative doi 10 4135 9780857024510 d49
Read online
File size256.27 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test