UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Governance dalam pelayanan informasi dan pengaduan masyarakat (PINDU) di Kabupaten Pinrang, pelayanan pengaduan di Kabupaten Pinrang menjadi tempat membantu penyelenggara dalam memperbaiki kekurangan yang diberikan dalam pelaksanaan pelayanan sehingga mampu mengurangi masalah yang ditemui dalam pelayanan agar mampu menjadikan pelayanan yang lebih baik lagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif yang bertujuan untuk memahami kondisi kontekstual dengan mengarah pada gambaran potret kondisi lingkungan alam secara detail dan mendalam, kaitannya dengan apa yang sebenarnya terjadi di luar berdasarkan apa yang terjadi di wilayah penelitian. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari wawancara dan kajian literatur. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis kualitatif yang di ambil dari model Miles and Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian diharapkan memberikan wawasan terhadap pemerintah mengenai pengelolaan pelayanan informasi dan pengaduan Masyarakat terkhusunya di Kabupaten Pinrang yang baik melalui penerapan Good Governance.

Penelitian menyimpulkan bahwa prinsip good governance secara normatif telah diakomodasi dalam desain awal layanan PINDU Kabupaten Pinrang, didukung oleh regulasi dan sistem yang mendukung partisipasi, transparansi, serta akuntabilitas.Namun, pada tataran implementatif, penerapan prinsip-prinsip tersebut mengalami stagnasi dan pelemahan signifikan akibat keterbatasan pemeliharaan teknis, minimnya sumber daya, dan kurangnya evaluasi berkala.Hal ini mengakibatkan menurunnya partisipasi masyarakat, melemahnya transparansi dan akuntabilitas laporan, serta ketidakadilan akses dan ketidakkonsistenan daya tanggap layanan, menandakan bahwa good governance dalam PINDU belum berjalan optimal.

Penelitian ini telah mengungkap tantangan signifikan dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang baik pada sistem pengaduan masyarakat PINDU di Kabupaten Pinrang. Untuk memperkaya pemahaman dan membantu perbaikan layanan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, menarik untuk memahami secara mendalam mengapa masyarakat cenderung beralih ke jalur pengaduan informal; sebuah studi komparatif bisa dilakukan untuk menganalisis efektivitas dan tingkat kepuasan antara sistem PINDU resmi dan saluran informal seperti media sosial atau tokoh masyarakat, mengidentifikasi faktor pendorong di balik preferensi ini agar pemerintah dapat merancang strategi peningkatan layanan yang lebih relevan. Kedua, penting untuk mengembangkan model peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi yang berkelanjutan. Penelitian dapat berfokus pada perancangan program pelatihan komprehensif bagi petugas PINDU mengenai responsivitas, transparansi, serta metode pemeliharaan sistem teknologi yang efektif, guna mengusulkan kerangka kerja praktis yang menjamin sistem selalu mutakhir dan mudah diakses. Terakhir, mengingat ketimpangan akses teknologi di daerah terpencil, studi selanjutnya dapat mengeksplorasi pengembangan strategi inklusif. Ide penelitian ini adalah untuk merancang dan menguji model layanan hibrida yang menggabungkan platform digital dengan solusi non-digital, misalnya posko pengaduan di tingkat desa atau penggunaan layanan SMS, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang setara dalam menyampaikan keluhan dan aspirasinya kepada pemerintah daerah. Dengan demikian, diharapkan layanan PINDU dapat dioptimalkan untuk mencapai tata kelola yang lebih terbuka dan partisipatif.

  1. Pemanfaatan aplikasi NVivo 12 Plus untuk riset kualitatif di bidang akuntansi | Jurnal Inovasi Hasil... riset.unisma.ac.id/index.php/jipemas/article/view/19401Pemanfaatan aplikasi NVivo 12 Plus untuk riset kualitatif di bidang akuntansi Jurnal Inovasi Hasil riset unisma ac index php jipemas article view 19401
Read online
File size378.8 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test