UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesenjangan sosial dan ekonomi yang dialami oleh masyarakat Suku Akit di Kepulauan Meranti dan bagaimana implementasi dari kebijakan publik terhadap ketimpangan yang dihadapi Suku Akit sebagai Komunitas Adat Terpencil (KAT). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan in-depth interview kepada key informan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu primer dengan wawancara dan data sekunder yang berasal dari data penduduk Desa Tenan dan dinas sosial Kecamatan Tebing Tinggi Barat, buku, dan jurnal. Analisis data diolah menggunakan analisis isi (fokus riset) yang dihubungkan dengan temuan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Akit mengalami kesenjangan sosial dan ekonomi dilihat dari empat aspek yakni tingkat kemiskinan, mata pencaharian, pendidikan, dan akses layanan kesehatan. Sedangkan implementasi dari kebijakan pemberdayaan KAT belum tersosialisasi dengan baik.

Penelitian ini mengidentifikasi bahwa kesenjangan sosial‑ekonomi Suku Akit dipengaruhi oleh faktor internal seperti kemiskinan, mata pencaharian terbatas, pendidikan rendah, dan akses layanan kesehatan yang belum memadai, sehingga menimbulkan lingkaran kemiskinan.Meskipun kebijakan pemberdayaan KAT telah ditetapkan, hanya Dinas Sosial yang mengetahui kebijakan tersebut, sehingga implementasinya belum berhasil karena kurangnya sosialisasi dan dukungan pemerintah desa.Diperlukan upaya perbaikan kebijakan, peningkatan sosialisasi, serta penyediaan bantuan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Suku Akit.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara kuantitatif hubungan antara tingkat pendidikan dan pendapatan rumah tangga pada masyarakat Suku Akit dengan menggunakan survei skala besar di beberapa desa di Kepulauan Meranti, sehingga dapat menggeneralisasi temuan awal. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak jangka panjang implementasi Kebijakan Pemberdayaan KAT sejak tahun 2026, dengan mengevaluasi perubahan indikator kemiskinan, akses layanan kesehatan, dan partisipasi sosial setiap dua tahun. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dalam meningkatkan sosialisasi kebijakan publik kepada komunitas adat, misalnya dengan menguji efektivitas aplikasi mobile berbasis lokal untuk menyampaikan informasi kebijakan dan layanan sosial kepada warga Suku Akit.

  1. Effectiveness of the Indonesian literacy school program in improving the quality of basic education for... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/314/1/012043Effectiveness of the Indonesian literacy school program in improving the quality of basic education for iopscience iop article 10 1088 1755 1315 314 1 012043
  2. Hubungan Antara Kesehatan Lingkungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Puskesmas Kalasan Kabupaten... ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/45813Hubungan Antara Kesehatan Lingkungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Puskesmas Kalasan Kabupaten ejournal undip ac index php jkli article view 45813
Read online
File size223.02 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test