INABJINABJ

The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical Journal

LATAR BELAKANG: Ekspresi gen reseptor toll-like 4 (TLR-4), faktor transkripsi nuklir kappa B (NF-κB), tumor necrosis factor-α (TNF-α), dan interleukin-10 (IL-10) diketahui berperan dalam proses peradangan serta memengaruhi regulasi sistem imun. Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa umbi Dioscorea esculenta L. memiliki aktivitas imunomodulator terhadap fagositosis makrofag dan proliferasi limfosit. Namun, aktivitas imunomodulator ekstrak air (AE), fraksi polisakarida (PF), dan fraksi non‑polisakarida (NPF) D. esculenta L. pada ekspresi gen-gen tersebut belum dipahami secara komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas imunomodulatornya menggunakan kultur sel RAW 264.7 yang diinduksi lipopolisakarida (LPS). METODE: Sel RAW 264.7 distimulasi dengan LPS (1 µg/mL) selama 30 menit, kemudian diinkubasi dengan konsentrasi non‑toksik AE, PF, NPF, kontrol positif, dan inulin (25 dan 50 µg/mL). Ekspresi TNF-α, IL-10, TLR-4, NF-κB, dan β‑actin dievaluasi menggunakan reverse transcription‑polymerase chain reaction (RT‑PCR) dan dinormalisasi terhadap β‑actin sebagai kontrol internal. Semua percobaan dilakukan dalam tiga ulangan. HASIL: Perlakuan dengan NPF 25 µg/mL secara signifikan menurunkan ekspresi NF-κB, TLR‑4, dan TNF‑α (p<0,05). Sebaliknya, perlakuan dengan PF 25 dan 50 µg/mL secara signifikan menurunkan ekspresi NF‑κB (p<0,05). Selain itu, hanya perlakuan dengan AE 50 µg/mL yang secara signifikan meningkatkan ekspresi IL‑10 (p<0,05). KESIMPULAN: Ekstrak umbi D. esculenta L. menginduksi sel makrofag RAW 264.7 melalui regulasi ekspresi NF‑κB, TLR‑4, TNF‑α, dan IL‑10. NPF pada konsentrasi 25 µg/mL menunjukkan aktivitas imunomodulator yang lebih kuat dalam menurunkan ekspresi gen‑gen terkait proses inflamasi yang berperan dalam regulasi sistem imun.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak air (AE), fraksi polisakarida (PF), dan fraksi non‑polisakarida (NPF) dari umbi D.memiliki aktivitas imunomodulator melalui mekanisme jalur molekuler yang berbeda.NPF pada konsentrasi 25 μg/mL paling efektif menurunkan ekspresi gen TLR-4, NF-κB, dan TNF-α.PF pada konsentrasi 25–50 μg/mL menurunkan ekspresi gen NF-κB, sedangkan AE pada 50 μg/mL meningkatkan ekspresi gen antiinflamasi IL-10.sebagai imunomodulator alami untuk pengembangan makanan fungsional atau nutraceutical.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efek imunomodulator ekstrak air (AE), fraksi polisakarida (PF), dan fraksi non‑polisakarida (NPF) dari umbi Dioscorea esculenta L. pada model hewan in vivo yang mengalami peradangan LPS, guna mengkonfirmasi aktivitas yang teramati pada sel RAW 264.7. Selain itu, penting untuk melakukan isolasi dan karakterisasi senyawa bioaktif spesifik, seperti saponin, alkaloid, dan inulin‑like yang terdapat dalam PF dan NPF, sehingga dapat diidentifikasi kontributor utama terhadap penurunan ekspresi TLR‑4, NF‑κB, dan TNF‑α serta peningkatan IL‑10. Selanjutnya, studi dosis‑respons jangka panjang dan analisis kemungkinan interaksi sinergistik antara fraksi‑fraksi tersebut diperlukan untuk menentukan rentang konsentrasi yang aman dan efektif, serta menilai potensi toksisitas kronis sebelum aplikasi sebagai bahan makanan fungsional atau nutraceutical. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memperdalam pemahaman mekanisme molekuler dan memperluas penerapan praktis umbi D. esculenta L. dalam modulasi imun.

  1. Immunomodulatory Effect of Dioscorea esculenta L. on NF-κB, TLR-4, TNF-α, and IL-10 Expressions... inabj.org/index.php/ibj/article/view/3630Immunomodulatory Effect of Dioscorea esculenta L on NF B TLR 4 TNF and IL 10 Expressions inabj index php ibj article view 3630
  2. Total Saponin of Dioscorea collettii Attenuates MSU Crystal‐Induced Inflammation by Inhibiting... hindawi.com/journals/ecam/2021/8728473Total Saponin of Dioscorea collettii Attenuates MSU CrystalyAAAaInduced Inflammation by Inhibiting hindawi journals ecam 2021 8728473
Read online
File size1.64 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test