STIESASTIESA

JABI (Journal of Accounting and Business Issues)JABI (Journal of Accounting and Business Issues)

Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Work From Anywhere (WFA) terhadap produktivitas karyawan melalui tinjauan literatur sistematis menggunakan analisis bibliometrik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan memanfaatkan data sekunder dari 1.146 jurnal yang dikumpulkan melalui Publish or Perish dari basis data Scopus dan Google Scholar. Setelah penyaringan sistematis menggunakan Covidence sesuai dengan panduan PRISMA, 67 jurnal yang relevan yang diterbitkan antara tahun 2023-2025 dianalisis. Studi ini menggunakan VOSviewer untuk visualisasi bibliometrik guna mengidentifikasi klaster penelitian dan hubungan antara kata kunci. Temuan menunjukkan bahwa fleksibilitas menjadi faktor dominan dalam meningkatkan produktivitas karyawan dalam pengaturan WFA, termasuk kebebasan dalam mengelola waktu, lokasi kerja, dan prioritas pekerjaan. Faktor-faktor pendukung produktivitas lainnya meliputi penghematan waktu dan biaya perjalanan, peningkatan keseimbangan kerja dan kehidupan, otonomi kerja, lingkungan kerja yang tenang, serta dukungan organisasi dan teknologi. Sebaliknya, penurunan produktivitas terutama disebabkan oleh gangguan di rumah dan isolasi sosial. Analisis bibliometrik mengidentifikasi empat klaster penelitian utama: struktur kerja jarak jauh dan fleksibilitas (klaster merah), dampak model kerja terhadap performa (klaster hijau), manajemen sumber daya manusia dan produktivitas (klaster biru), serta dampak pandemi terhadap kesejahteraan karyawan (klaster kuning). Rekomendasi strategis bagi organisasi dalam mengoptimalkan implementasi WFA meliputi investasi pada infrastruktur teknologi yang kuat, pelatihan manajemen waktu, kebijakan kerja yang seimbang, serta dukungan kesehatan mental dan fisik yang berkelanjutan.

Berdasarkan analisis sistematis terhadap 67 jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2023-2025, penelitian ini mengidentifikasi bahwa implementasi Work From Anywhere (WFA) memberikan dampak terhadap produktivitas karyawan.Fleksibilitas muncul sebagai faktor dominan yang meningkatkan produktivitas, mencakup kebebasan mengatur waktu, lokasi kerja, dan memungkinkan karyawan bekerja sesuai ritme personal optimal.Faktor-faktor pendukung produktivitas lainnya meliputi penghematan waktu dan biaya perjalanan, peningkatan keseimbangan kerja dan kehidupan, otonomi kerja yang lebih besar, lingkungan kerja yang tenang, serta dukungan organisasi dan teknologi yang memadai.Sebaliknya, penurunan produktivitas paling signifikan disebabkan oleh distraksi di lingkungan rumah dan isolasi sosial akibat minimnya interaksi langsung dengan rekan kerja.Analisis bibliometrik mengungkapkan empat klaster penelitian utama.struktur kerja jarak jauh dan fleksibilitas, dampak model kerja terhadap performa, manajemen sumber daya manusia dan produktivitas, serta dampak pandemi terhadap kesejahteraan karyawan.Temuan penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi organisasi dalam implementasi WFA, dengan menekankan pentingnya pendekatan holistik yang mencakup aspek teknologi, manajemen, dan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang implementasi WFA terhadap produktivitas karyawan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor demografis seperti gender, usia, dan status orang tua. 2. Mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung produktivitas karyawan dalam pengaturan WFA, termasuk analisis mendalam tentang infrastruktur teknologi yang diperlukan dan tantangan-tantangan yang dihadapi. 3. Meneliti pengaruh model kerja hybrid pada performa karyawan dalam berbagai sektor industri, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti budaya organisasi dan manajemen sumber daya manusia.

Read online
File size682.96 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test