STIESASTIESA

JABI (Journal of Accounting and Business Issues)JABI (Journal of Accounting and Business Issues)

Industri ritel tradisional, terutama warung-warung kecil di Indonesia, telah mengalami gangguan besar akibat perkembangan teknologi digital yang cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai model bisnis saat ini dari Warung Jajan Bu Yuni menggunakan kerangka Business Model Canvas (BMC) dan menentukan metode adaptasi yang sesuai. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa perusahaan masih beroperasi secara konvensional, tanpa menggunakan teknologi digital, bergantung pada penjualan langsung dan hubungan pribadi dengan pelanggan lokal. Untuk menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang berubah, beberapa komponen BMC yang penting seperti saluran, hubungan pelanggan, proposisi nilai, sumber pendapatan, dan kemitraan perlu dimodifikasi. Adaptasi yang disarankan meliputi kemitraan dengan komunitas lokal, menyediakan layanan pengiriman dasar, dan promosi melalui WhatsApp Stories. Perubahan bertahap dan berbasis konteks ini memungkinkan pedagang tradisional menjadi bagian dari ekosistem digital tanpa kehilangan identitas sosial dan budaya mereka.

Model bisnis Warung Jajan Bu Yuni saat ini masih konvensional, bergantung pada interaksi pribadi dengan pelanggan.Masalah dan tantangan yang dihadapi adalah persaingan dengan ritel kontemporer, ketidakmampuan memulai promosi digital, dan kurangnya akses ke pelatihan atau bantuan untuk adaptasi teknologi.Elemen BMC yang paling membutuhkan penyesuaian adalah Channels, Customer Relationships, Value Propositions, Revenue Streams, dan Key Partnerships.Strategi adaptasi yang dapat diterapkan secara bertahap adalah promosi melalui WhatsApp, kolaborasi pesan antar lokal, dan promosi WhatsApp.Adaptasi dilakukan tanpa menghilangkan kekuatan warung sebagai tempat usaha berbasis kepercayaan dan ruang sosial.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara warung tradisional yang telah beradaptasi dengan teknologi digital dan yang belum. Studi ini dapat mengeksplorasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan adaptasi, seperti dukungan pemerintah, kemudahan akses pembiayaan, dan keberadaan platform digital yang ramah terhadap usaha kecil. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak dari strategi adaptasi yang telah diterapkan, seperti promosi melalui WhatsApp dan layanan pesan antar lokal, terhadap kinerja bisnis warung. Penelitian ini dapat mencakup analisis kuantitatif dan pengujian statistik untuk mengukur dampak strategi adaptasi secara langsung. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran komunitas lokal dan organisasi pendamping dalam membantu proses adaptasi warung tradisional ke era digital, serta strategi kolaborasi yang dapat meningkatkan keberhasilan adaptasi.

Read online
File size521.58 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test