POLNAMPOLNAM

Jurnal Administrasi TerapanJurnal Administrasi Terapan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 orang pelaku usaha yang ada di pantai pasir panjang, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner, teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana, analisis uji t, uji validitas, uji reabilitas uji normalitas, uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata pantai pasir panjang sangat mempengaruhi pendapatan pelaku usaha karena pantai pasir panjang baik untuk dijadikan lahan usaha karena banyak wisatawan yang selalu dan ingin berkunjung di objek wisata pantai pasir panjang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan objek wisata Pantai Pasir Panjang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pelaku usaha di Desa Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara.Hasil uji statistik menunjukkan bahwa objek wisata secara signifikan mempengaruhi pendapatan, menegaskan hipotesis penelitian.Hal ini terjadi karena Pantai Pasir Panjang merupakan lokasi usaha yang potensial, menarik banyak wisatawan untuk berkunjung, yang pada gilirannya meningkatkan keuntungan bagi pelaku usaha lokal.

Untuk memperkaya pemahaman mengenai dampak pengembangan pariwisata, studi lanjutan dapat mempertimbangkan untuk menganalisis secara lebih mendalam faktor-faktor spesifik dari pengembangan objek wisata Pantai Pasir Panjang, seperti kualitas infrastruktur, efektivitas strategi promosi digital dan tradisional, aksesibilitas transportasi, serta inovasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh pelaku usaha. Penelitian ini dapat menginvestigasi sejauh mana masing-masing komponen pengembangan tersebut berkontribusi secara independen maupun interdependen terhadap peningkatan pendapatan, serta mengidentifikasi prioritas investasi yang paling optimal bagi pengelola dan pemerintah daerah. Selain itu, mengingat pentingnya pariwisata berkelanjutan, studi di masa depan dapat mengeksplorasi dampak pengembangan objek wisata tidak hanya dari perspektif ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan. Pertanyaan penelitian bisa meliputi bagaimana pengembangan ini memengaruhi kesejahteraan komunitas lokal, apakah ada perubahan dalam struktur sosial ekonomi masyarakat, serta bagaimana praktik pengembangan yang ada dapat diharmonisasikan dengan upaya pelestarian ekosistem pantai agar tetap lestari dalam jangka panjang. Terakhir, sangat relevan untuk melakukan studi komparatif dengan objek wisata lain, baik yang sudah maju maupun yang masih dalam tahap pengembangan di wilayah Maluku Tenggara atau kepulauan sekitarnya, guna mengidentifikasi praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan pariwisata. Penelitian ini dapat membandingkan model tata kelola, tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan, strategi menghadapi tantangan musiman, dan bagaimana perbedaan pendekatan tersebut menghasilkan capaian ekonomi dan non-ekonomi yang bervariasi, sehingga dapat memberikan panduan strategis yang lebih komprehensif bagi pengembangan pariwisata di daerah kepulauan Indonesia bagian timur.

Read online
File size238.61 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test