STIESASTIESA
JABI (Journal of Accounting and Business Issues)JABI (Journal of Accounting and Business Issues)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada mahasiswa karyawan di Kabupaten Subang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 41 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap OCB secara parsial dan simultan. Uji t menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap OCB dengan nilai signifikansi 0.011, sedangkan motivasi kerja juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi <0.001. Secara simultan, uji F menghasilkan nilai signifikansi <0.001, yang berarti kedua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap OCB. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0.812 menunjukkan bahwa 81.2% variasi perilaku OCB dapat dijelaskan oleh kepuasan kerja dan motivasi kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan dan motivasi kerja dapat mendorong perilaku kerja sukarela positif pada mahasiswa karyawan. Oleh karena itu, institusi pendidikan dan tempat kerja perlu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan strategi peningkatan motivasi yang tepat untuk mendorong perilaku produktif dan proaktif.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja serta motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada mahasiswa yang bekerja di Kabupaten Subang.Dampak ini terbukti baik secara parsial maupun simultan, seperti terlihat dari nilai signifikansi uji t dan uji F yang berada di bawah taraf signifikansi 0.Secara parsial, kepuasan kerja dan motivasi kerja memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap OCB, menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja dan motivasi yang dialami mahasiswa karyawan, semakin besar kecenderungan mereka untuk berpartisipasi dalam perilaku kerja sukarela.Kedua variabel bebas tersebut secara simultan dapat menjelaskan 81,2% variasi dalam perilaku OCB mahasiswa yang bekerja.Oleh karena itu, studi ini mendukung asumsi teoritis bahwa faktor psikologis individu seperti kepuasan dan motivasi kerja adalah fondasi penting dalam mendorong perilaku OCB.Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja dan motivasi internal mahasiswa karyawan dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat perilaku kerja positif dalam organisasi tempat mereka bekerja.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas sampel ke wilayah yang lebih luas dan mempertimbangkan pendekatan campuran (mixed methods) guna menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, penambahan variabel lain seperti gaya kepemimpinan, stres kerja, dan budaya organisasi juga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif terhadap faktor-faktor yang memengaruhi OCB. Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat lebih mendalam dalam memahami dinamika perilaku OCB pada mahasiswa karyawan dan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan perilaku positif dan produktif di tempat kerja.
| File size | 476.32 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMUNIM Sedangkan analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif yang memiliki 3 variabel bebas yaitu X1 (Variasi Menu), X2 (Harga), X3 (Suasana Tempat)Sedangkan analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif yang memiliki 3 variabel bebas yaitu X1 (Variasi Menu), X2 (Harga), X3 (Suasana Tempat)
UNIMUNIM Kepercayaan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pelayanan prima dan konsistensi dalam memenuhi janji. Komitmen mendorong pelanggan untuk merekomendasikanKepercayaan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pelayanan prima dan konsistensi dalam memenuhi janji. Komitmen mendorong pelanggan untuk merekomendasikan
UNIMUNIM Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 224 konsumen yang memiliki kriteria sebagai pengguna aktif minimalMetodologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 224 konsumen yang memiliki kriteria sebagai pengguna aktif minimal
UNIMUNIM 131 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif; (2) gaya hidup131 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif; (2) gaya hidup
UNIMUNIM Perilaku berbelanja pelanggan di seluruh dunia telah berubah dari belanja offline ke belanja online berkat kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuanPerilaku berbelanja pelanggan di seluruh dunia telah berubah dari belanja offline ke belanja online berkat kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan
UNIMUNIM Variabel-variabel persepsi kegunaan atau manfaat (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use), persepsi keamanan (perceivedVariabel-variabel persepsi kegunaan atau manfaat (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use), persepsi keamanan (perceived
UNIMUNIM Inisiatif ini mengurangi sampah di tempat pembuangan akhir dan membangun tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untukInisiatif ini mengurangi sampah di tempat pembuangan akhir dan membangun tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk
UNIMUNIM Namun, masih ada tantangan dalam mengintegrasikan ketiga aspek ini secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kompetensi digitalNamun, masih ada tantangan dalam mengintegrasikan ketiga aspek ini secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kompetensi digital
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Solusi yang dapat dilakukan yaitu: mengatur waktu untuk istirahat, mengaji, dan melakukan aktivitas lainnya, serta mengurangi interaksi dengan lawan jenis.Solusi yang dapat dilakukan yaitu: mengatur waktu untuk istirahat, mengaji, dan melakukan aktivitas lainnya, serta mengurangi interaksi dengan lawan jenis.
STIESASTIESA Faktor-faktor pendukung produktivitas lainnya meliputi penghematan waktu dan biaya perjalanan, peningkatan keseimbangan kerja dan kehidupan, otonomi kerjaFaktor-faktor pendukung produktivitas lainnya meliputi penghematan waktu dan biaya perjalanan, peningkatan keseimbangan kerja dan kehidupan, otonomi kerja
STIESASTIESA Untuk menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang berubah, beberapa komponen BMC yang penting seperti saluran, hubungan pelanggan, proposisi nilai,Untuk menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang berubah, beberapa komponen BMC yang penting seperti saluran, hubungan pelanggan, proposisi nilai,
STIESASTIESA Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat ditarik beberapa simpulan terkait pengaruh Self-Efficacy dan Dukungan Sosial terhadapBerdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat ditarik beberapa simpulan terkait pengaruh Self-Efficacy dan Dukungan Sosial terhadap