STIESASTIESA

JABI (Journal of Accounting and Business Issues)JABI (Journal of Accounting and Business Issues)

Kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Pendidikan merupakan kunci utama dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul. Pendidikan merupakan suatu proses terstruktur yang menggunakan pendekatan dan metode tertentu mengembangkan pengetahuan, memperluas pemahaman, serta membentuk kemampuan dalam bertindak secara reflektif dan bertanggung jawab. Pendidikan merupakan salah satu bidang utama administrasi publik. Di Indonesia, sistem pendidikan nasional disusun dalam tingkatan hierarkis yang mencakup pendidikan tinggi, menengah, dan dasar, setiap jenjang pendidikan memiliki peran yang vital dalam mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan emosional siswa secara progresif dan berkesinambungan. Proses pembelajaran di pendidikan dasar bertujuan membangun pondasi keilmuan dan keterampilan fundamental yang diperlukan sebagai dasar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Terdapat masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa, masa ini merupakan periode krusial bagi sebagian besar siswa. siswa menghadapi tantangan akademik yang lebih kompleks serta diharuskan untuk mengembangkan kemandirian dan kemampuan berpikir kritis guna memenuhi tuntutan yang ada di perguruan tinggi.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat ditarik beberapa simpulan terkait pengaruh Self-Efficacy dan Dukungan Sosial terhadap Capaian Akademik mahasiswa.Secara parsial, penelitian ini mengindikasikan bahwa Self-Efficacy (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Capaian Akademik (Y), sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi positif sebesar 0,582, sehingga hipotesis yang diajukan diterima.Namun, untuk variabel Dukungan Sosial (X2), meskipun menunjukkan arah koefisien positif sebesar 0,042, pengaruhnya terhadap Capaian Akademik (Y) tidak terbukti signifikan secara statistik, dengan nilai signifikansi 0,510, sehingga hipotesis parsial yang berkaitan dengan variabel ini secara statistik ditolak.Meskipun demikian, secara simultan, Self-Efficacy (X1) dan Dukungan Sosial (X2) secara bersama-sama terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap Capaian Akademik.Hal ini menegaskan bahwa model regresi yang dibentuk layak digunakan.Koefisien determinasi sebesar 0,588 juga menunjukkan bahwa 58,8% variabilitas dalam Capaian Akademik dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut.Dengan demikian, keberhasilan akademik mahasiswa merupakan interaksi kompleks antara keyakinan diri intrinsik dan dukungan dari lingkungan eksternal.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara berbagai institusi pendidikan tinggi untuk memahami bagaimana Self-Efficacy dan Dukungan Sosial mempengaruhi Capaian Akademik di berbagai konteks. Kedua, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh terhadap Capaian Akademik, seperti motivasi, strategi belajar, dan dukungan akademik. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana Self-Efficacy dan Dukungan Sosial dapat ditingkatkan melalui intervensi atau program khusus, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada Capaian Akademik mahasiswa.

Read online
File size404.12 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test