UNIPASBYUNIPASBY

Jurnal Budaya NusantaraJurnal Budaya Nusantara

Penelitian ini berfokus pada budaya Munggah Molo dalam budaya Jawa saat membangun rumah. Tujuannya adalah untuk mengungkap salah satu budaya yang masih bertahan hingga saat ini, dengan menganalisis nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Munggah Molo dan korelasinya dengan Pancasila. Praktik budaya ini mencerminkan nilai-nilai Pancasila seperti kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, persatuan Indonesia, keadilan dan kemanusiaan yang adil dan beradab, demokrasi, dan kesejahteraan sosial. Budaya ini juga menunjukkan kepedulian terhadap semua pihak yang terlibat serta penghormatan terhadap identitas budaya dan nasional. Munggah Molo memiliki makna tentang kontinuitas antara manusia dan harapan untuk memiliki kebaikan di dalam rumah. Oleh karena itu, Munggah Molo bukan hanya sebuah ritual, tetapi mengandung makna yang dalam tentang hubungan leluhur, kehidupan sosial yang harmonis, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan nasional.

Budaya Munggah Molo merupakan bagian dari budaya Jawa yang memiliki akar yang sangat dalam dan terus dilestarikan oleh masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Nganjuk.Budaya ini sudah dilakukan sejak zaman leluhur tanpa diketahui secara pasti asal usulnya.Namun budaya ini dianggap erat kaitannya dengan peradaban Jawa kuno.Munggah Molo sangat kaya dalam simbolisme budaya Jawa yang dapat dilihat dari persembahan seperti bendera merah putih, pisang 7 jenis, kelapa, tebu, bunga telon, wewedangan (kopi dan teh), suket jampang priyas (alang-alang), daun salam, jajan pasar, tiyang tinggi, dan pakaian wanita menjadi bagian integral dari ritual tersebut dengan makana yang melambangkan sebuah doa-doa baik untuk pemilik rumah.Nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Munggah Molo juga dapat dikaitkan dengan Pancasila, khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.Amalan ugig molo ini mengandung doa kepada Yang Maha Esa agar kekuatan bangunan dan kehidupan yang dijalani senantiasa terjaga dan berkah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara budaya Munggah Molo dengan budaya serupa di daerah lain di Indonesia, seperti ritual-ritual yang dilakukan saat membangun rumah di daerah lain. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh budaya Munggah Molo terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Jawa, serta bagaimana budaya ini dapat menjadi jembatan penghubung antara generasi muda dengan nilai-nilai budaya leluhur. Terakhir, penelitian tentang bagaimana budaya Munggah Molo dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter bangsa dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.

Read online
File size954.58 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test