UNIPASBYUNIPASBY
Jurnal Budaya NusantaraJurnal Budaya NusantaraNaik Dango merupakan tradisi keagamaan masyarakat Dayak Kanayatn yang kaya akan makna dan mendalam terkait kehidupan manusia. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan terhadap roh leluhur dan upaya membangun koneksi spiritual dengan Tuhan, alam, serta sesama manusia. Penelitian ini secara kritis mengkaji tradisi Naik Dango dengan mengadopsi konsep Chiffer Transendensi dari filsuf Karl Jaspers. Melalui pendekatan metafisika Karl Jaspers, penelitian ini mengungkap bahwa Naik Dango bukan hanya ritual keagamaan, melainkan juga manifestasi dari upaya manusia mencapai pemahaman eksistensial yang lebih tinggi. Elemen-elemen dalam tradisi Naik Dango, seperti tarian, musik, dan simbol-simbol ritual, dapat diinterpretasikan sebagai Chiffer yang merepresentasikan realitas transenden. Partisipasi dalam tradisi ini membantu individu merasakan koneksi dengan sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri, sejalan dengan konsep transendensi Jaspers.
Tradisi Naik Dango merupakan upacara adat yang rutin dirayakan oleh masyarakat Dayak Kanayatn sebagai bentuk syukur atas panen berlimpah dan petunjuk dalam berladang.Tradisi ini mencerminkan kekayaan budaya yang unik dan menjadi manifestasi dari rasa syukur kepada Jubata.Melalui tradisi ini, masyarakat Dayak Kanayatn dapat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan memahami eksistensi yang lebih tinggi, sehingga mendorong mereka untuk menghormati alam, sesama, dan Tuhan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen seni dalam tradisi Naik Dango, seperti tarian dan musik, dapat digunakan sebagai media pembelajaran nilai-nilai budaya dan spiritual bagi generasi muda Dayak Kanayatn. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan antara konsep Chiffer Transendensi Karl Jaspers dengan sistem kepercayaan tradisional masyarakat Dayak Kanayatn lainnya, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam memahami realitas transenden. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami bagaimana tradisi Naik Dango berkontribusi pada pembentukan identitas sosial dan budaya masyarakat Dayak Kanayatn di tengah arus globalisasi. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek tersebut, diharapkan pemahaman kita tentang tradisi Naik Dango dan relevansinya dalam konteks kehidupan modern dapat semakin meningkat, serta dapat menjadi dasar pengembangan program pelestarian budaya yang lebih efektif dan berkelanjutan.
| File size | 304.34 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Dilaksanakan sejak 1 Januari 2023 sampai 20 Februari 2023. Adapun lokasi penelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Dilaksanakan sejak 1 Januari 2023 sampai 20 Februari 2023. Adapun lokasi penelitian
LAAROIBALAAROIBA Reformasi pajak tahun 1983, 1994, dan 1997 dipuji secara luas sebagai keberhasilan dan banyak dikritik oleh para politisi. Sejalan dengan semangat reformis,Reformasi pajak tahun 1983, 1994, dan 1997 dipuji secara luas sebagai keberhasilan dan banyak dikritik oleh para politisi. Sejalan dengan semangat reformis,
LAAROIBALAAROIBA Berdasarkan observasi penulis pada siswa kelas IX MTs Al-Irsyadiyah Kabupaten Bogor. Sebagian siswa masih mengalami kesulitan untuk aktif dalam materiBerdasarkan observasi penulis pada siswa kelas IX MTs Al-Irsyadiyah Kabupaten Bogor. Sebagian siswa masih mengalami kesulitan untuk aktif dalam materi
LAAROIBALAAROIBA Data yang terkumpul dalam bentuk angka dianalisis dengan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan teknik survei,Data yang terkumpul dalam bentuk angka dianalisis dengan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan teknik survei,
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD PAB 23 Patumbak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek dalamPenelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD PAB 23 Patumbak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek dalam
LAAROIBALAAROIBA Sampel penelitian ini terdiri dari 100 karyawan yang dipilih secara acak. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi untuk mengetahuiSampel penelitian ini terdiri dari 100 karyawan yang dipilih secara acak. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi untuk mengetahui
LAAROIBALAAROIBA Oleh karena itu, penguatan modal sosial melalui komunikasi terbuka, pematuhan norma etika, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi strategiOleh karena itu, penguatan modal sosial melalui komunikasi terbuka, pematuhan norma etika, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi strategi
LAAROIBALAAROIBA Adapun temuan dari penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen pendidikan adab yang diterapkan dengan rutin membaca Al-Quran Juz 30, salat duha berjamaah,Adapun temuan dari penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen pendidikan adab yang diterapkan dengan rutin membaca Al-Quran Juz 30, salat duha berjamaah,
Useful /
LAAROIBALAAROIBA Kompensasi dan kepemimpinan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan Hotel Sartika. Kompensasi dan kepemimpinan berpengaruhKompensasi dan kepemimpinan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan Hotel Sartika. Kompensasi dan kepemimpinan berpengaruh
LAAROIBALAAROIBA Dengan kata lain, peningkatan dana transfer pemerintah pusat akan menurunkan financial performance Pemerintah Daerah Kawasan Gerbangkertosusila. Kata kunci:Dengan kata lain, peningkatan dana transfer pemerintah pusat akan menurunkan financial performance Pemerintah Daerah Kawasan Gerbangkertosusila. Kata kunci:
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kinerja, pelatihan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan BSI dengan variabel rewardPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kinerja, pelatihan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan BSI dengan variabel reward
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Corporate governance tidak dapat memoderasi pengaruh capital expenditure, rasio likuiditas, dan growth opportunity terhadap cash holding. Namun, corporateCorporate governance tidak dapat memoderasi pengaruh capital expenditure, rasio likuiditas, dan growth opportunity terhadap cash holding. Namun, corporate