UNIPASBYUNIPASBY

Jurnal Budaya NusantaraJurnal Budaya Nusantara

Industri film Indonesia yang berkembang pesat telah menghasilkan berbagai genre film, termasuk horor, yang sering mengangkat tema budaya lokal. Film Primbon karya Rudi Soedjarwo berhasil memperkenalkan tradisi ruwatan sebagai bagian penting dari budaya Jawa. Melalui analisis isi dan sejarah, film ini menggambarkan prosesi ruwatan dengan detail yang akurat, seperti penggunaan pakaian putih, upacara siraman, dan wayang kulit, tanpa mengubah konteks asli. Film ini menunjukkan bahwa media massa dapat menjadi alat efektif untuk memperkenalkan budaya kepada audiens yang lebih luas.

Film Primbon berhasil merepresentasikan tradisi ruwatan secara akurat melalui detail seperti pakaian putih, upacara siraman, dan wayang kulit.Prosesi ini berfungsi untuk membersihkan kesialan dan mengembalikan keharmonisan.Sutradara tidak hanya mengikuti tren pasar tetapi juga melakukan riset mendalam untuk memastikan kesesuaian dengan makna tradisional ruwatan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak film horor Indonesia dalam pelestarian tradisi lokal, seperti membandingkan persepsi penonton tentang ruwatan sebelum dan sesudah menonton film Primbon. Selain itu, studi tentang integrasi elemen budaya Jawa lainnya ke dalam genre film horor modern bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, analisis kuantitatif terhadap preferensi penonton terhadap film yang menggabungkan tradisi dan narasi modern dapat memberikan wawasan tentang potensi pasar film budaya di Indonesia.

Read online
File size933.79 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test