UNIPASBYUNIPASBY
Jurnal Budaya NusantaraJurnal Budaya NusantaraPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur totemisme pada patung Loro Blonyo. Totemisme adalah keyakinan dan praktik yang didasarkan pada kepercayaan yang melibatkan pemuliaan atau penghormatan terhadap totem, yang dapat berupa hewan, tumbuhan, dan benda mati. Totemisme sering ditemukan dalam komunitas adat atau kelompok etnis yang memiliki konektivitas kuat dengan alam dan lingkungan sekitar mereka. Masyarakat Jawa memiliki berbagai budaya. Ada pula produk budaya Jawa yang mengandung unsur-unsur totemik, yang mana produk-produk totemik ini masih dianggap penting bagi komunitas pendukungnya. Salah satu produk budaya Jawa yang mengandung totemisme adalah patung Loro Blonyo. Patung Loro Blonyo biasanya ditempatkan di sekitar bagian tengah ruangan senthong, yaitu ruangan khusus yang sakral dalam rumah tradisional Jawa, biasanya terletak di ruangan tengah, dan berfungsi sebagai tempat menyimpan benda pusaka serta berfungsi sebagai tempat melakukan ritual baik yang memiliki aspek agama maupun kepercayaan mistis lainnya bagi pemiliknya. Loro Blonyo dipercaya sebagai objek pembawa keberuntungan, serta sarana untuk mencapai harapan kesuburan keturunan dan kemakmuran dalam hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis unsur-unsur totemik yang terkandung dalam patung Loro Blonyo.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa unsur totemik pada patung Loro Blonyo termanifestasi dalam pakaian adat (busana basahan dodot ageng) yang melambangkan penghormatan kepada Kangjeng Ratu Kidul.Unsur totemik juga terdapat pada mitologi Jawa yang mengidentifikasi patung wanita sebagai manifestasi Dewi Sri (kesuburan) dan patung pria sebagai Sadana atau Dewa Wisnu, di mana penempatan patung ini di senthong tengah dipercaya membawa ketenteraman, kesuburan pertanian, serta kemakmuran dan kesuburan biologis.Meskipun demikian, patung Loro Blonyo tidak dianggap sebagai berhala atau representasi Tuhan, melainkan dihormati sebagai simbol doa dan pengharapan masyarakat Jawa untuk kesuburan, keseimbangan, dan keharmonisan dalam keluarga, hubungan sosial, serta alam.
Berdasarkan temuan mengenai unsur-unsur totemik pada patung Loro Blonyo dan perannya dalam masyarakat Jawa, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang relevan. Pertama, perlu dikaji secara mendalam dampak komersialisasi dan diversifikasi patung Loro Blonyo terhadap pemaknaan dan fungsi totemik tradisionalnya. Penelitian dapat menelusuri bagaimana perubahan material, ukuran, dan gaya artistik yang didorong oleh permintaan pasar, seperti perbedaan antara gaya Yogyakarta dan Surakarta, memengaruhi persepsi kesakralan serta interpretasi simbolis Dewi Sri, Raden Sadana, dan Kangjeng Ratu Kidul di kalangan komunitas yang berbeda. Kedua, penting untuk mengeksplorasi lebih jauh bagaimana generasi muda Jawa yang hidup di era modern menginternalisasi dan mengadaptasi kepercayaan serta praktik terkait patung Loro Blonyo. Hal ini dapat mencakup studi tentang reinterpretasi nilai-nilai totemik dalam konteks urbanisasi dan pendidikan kontemporer, termasuk bagaimana peran Senthong Tengah dipertahankan atau diadaptasi dalam rumah tangga modern. Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang dinamika kelestarian budaya Loro Blonyo di tengah perubahan zaman.
- Mitos Penciptaan pada Serat Purwakandha Brantakusuman dan Potensi Kajian Filsafatnya | Sartini | Jurnal... doi.org/10.22146/jf.43718Mitos Penciptaan pada Serat Purwakandha Brantakusuman dan Potensi Kajian Filsafatnya Sartini Jurnal doi 10 22146 jf 43718
- DOI Name 10.1007 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace... doi.org/10.1007DOI Name 10 1007 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace doi 10 1007
- PATUNG LORO BLONYO PAES YOGYAKARTA SUBJEKTIFITAS DALAM KONSEP KREATIF GUNJIAR | Supono | Ars: Jurnal... doi.org/10.24821/ars.v22i1.2929PATUNG LORO BLONYO PAES YOGYAKARTA SUBJEKTIFITAS DALAM KONSEP KREATIF GUNJIAR Supono Ars Jurnal doi 10 24821 ars v22i1 2929
| File size | 681.37 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNNESUNNES Dampak konflik kerja yang terjadi pada karyawan bersuku Jawa antara lain adalah ketidakharmonisan hubungan sosial, tidak semangat kerja, perasaan tidakDampak konflik kerja yang terjadi pada karyawan bersuku Jawa antara lain adalah ketidakharmonisan hubungan sosial, tidak semangat kerja, perasaan tidak
UNNESUNNES Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan survei terhadap partisipan sebanyak 700 orang karyawan PNS dan swasta bersuku Jawa diPenelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan survei terhadap partisipan sebanyak 700 orang karyawan PNS dan swasta bersuku Jawa di
UNTARUNTAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Podcast Dongeng ATSANTI telah berupaya menyebarluaskan program podcast, meskipun dengan cara yang masih konvensional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Podcast Dongeng ATSANTI telah berupaya menyebarluaskan program podcast, meskipun dengan cara yang masih konvensional.
UNTARUNTAR Visual tersebut dituangkan ke dalam beberapa sosial media seperti Instagram, Instagram Stories, Instagram Ads, Facebook Ads, Twitter, dan Youtube BannerVisual tersebut dituangkan ke dalam beberapa sosial media seperti Instagram, Instagram Stories, Instagram Ads, Facebook Ads, Twitter, dan Youtube Banner
UNTARUNTAR Kurangnya akses informasi pada internet dan kurang efektifnya upaya pemerintah setempat perihal informasi cagar budaya, gaya hidup masyarakat yang kianKurangnya akses informasi pada internet dan kurang efektifnya upaya pemerintah setempat perihal informasi cagar budaya, gaya hidup masyarakat yang kian
UNIPASBYUNIPASBY Budaya ini sudah dilakukan sejak zaman leluhur tanpa diketahui secara pasti asal usulnya. Namun budaya ini dianggap erat kaitannya dengan peradaban JawaBudaya ini sudah dilakukan sejak zaman leluhur tanpa diketahui secara pasti asal usulnya. Namun budaya ini dianggap erat kaitannya dengan peradaban Jawa
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Data awal 43,21%, Siklus II pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 85,38%. Sehingga peningkatan keseluruhan aktivitas anak mengenal huruf hijaiyahData awal 43,21%, Siklus II pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 85,38%. Sehingga peningkatan keseluruhan aktivitas anak mengenal huruf hijaiyah
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Penelitian ini bertujuan merancang media edukasi berupa komik berjudul Setetes Sehat yang dapat menyampaikan informasi tentang manfaat donor darah secaraPenelitian ini bertujuan merancang media edukasi berupa komik berjudul Setetes Sehat yang dapat menyampaikan informasi tentang manfaat donor darah secara
Useful /
UNNESUNNES Dengan alat pengumpul data berupa open-ended questionnaire. Hasilnya diketahui bahwa SWB menurut karyawan Jawa adalah jika mereka berkecukupan secara materiDengan alat pengumpul data berupa open-ended questionnaire. Hasilnya diketahui bahwa SWB menurut karyawan Jawa adalah jika mereka berkecukupan secara materi
UNNESUNNES Penelitian ini menggunakan studi indegenous yaitu suatu pendekatan yang menekankan pada studi terhadap perilaku dan cara berpikir seseorang dalam konteksPenelitian ini menggunakan studi indegenous yaitu suatu pendekatan yang menekankan pada studi terhadap perilaku dan cara berpikir seseorang dalam konteks
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Hasilnya, website desa wisata www. dwgumbrih.com telah diluncurkan dan dapat diakses secara global, meningkatkan pemahaman pengurus dalam pengelolaan websiteHasilnya, website desa wisata www. dwgumbrih.com telah diluncurkan dan dapat diakses secara global, meningkatkan pemahaman pengurus dalam pengelolaan website
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal kita belajar menulis, mempresentasikan, dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan pengabdian yang telahSeminar ini diharapkan menjadi langkah awal kita belajar menulis, mempresentasikan, dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan pengabdian yang telah