JIECRJIECR

Journal of Innovation in Educational and Cultural ResearchJournal of Innovation in Educational and Cultural Research

Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dan otonomi bagi sekolah di Indonesia dalam menciptakan pengalaman belajar yang selaras dengan konteks lokal dan kebutuhan individu siswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memeriksa potensi serta kearifan masyarakat Toraja yang relevan dengan konsep biologi, serta mengembangkan kerangka kerja etnopedagoge sebagai fondasi materi pembelajaran terkontekstual bagi siswa SMP tingkat E dan F. Metode review literatur sistematis berpedoman pada model PRISMA dipakai untuk menyeleksi, menganalisis, dan mengkategorikan sumber yang mencakup biodiversitas, genetika, anatomi, serta topik terkait. Hasil menunjukkan bahwa potensi dan pengetahuan lokal Toraja dapat diadaptasi ke dalam konsep ilmiah yang mendukung pencapaian hasil belajar biologi, serta memberikan kontribusi pada pengembangan etnopedagogi sebagai pendekatan inovatif yang mengintegrasikan nilai budaya lokal ke dalam praktik pengajaran.

Potensi dan kearifan lokal dapat dipadukan ke dalam Pengajaran Kurikulum Merdeka melalui pendekatan etnopedagogi, yang menonjolkan nilai tradisional sebagai inovasi dalam proses mengajar dan belajar.Penelitian ini menjelaskan secara jelas potensi dan pengetahuan asli Toraja yang dapat diadaptasi ke konsep ilmiah untuk mendukung pencapaian hasil belajar biologi di SMP tingkat E dan F.Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan etnopedagogi sebagai pendekatan inovatif yang selaras dengan nilai budaya lokal dan menumbuhkan pengalaman belajar yang bermakna serta terkontekstual.

Berdasarkan evaluasi latar belakang, metodologi, dan hasil studi ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada (1) menilai efektivitas modul pembelajaran berbasis etnopedagogi Toraja dalam meningkatkan kompetensi kritis dan karakter siswa melalui studi eksperimental kuantitatif; (2) menggali potensi kearifan lokal di daerah lain di Indonesia dan membandingkan relevansi serta nilai integratifnya terhadap kurikulum Merdeka, sehingga memperoleh kerangka komparatif pengembangan materi; dan (3) mengembangkan model interaktif digital yang memvisualisasikan simbol-simbol rambu tuka dan rambu solo sebagai media pembelajaran, sekaligus memantau dampaknya pada pemahaman konsep biologi dan kesadaran lingkungan siswa. Dengan mengimplementasikan ketiga arahan tersebut, penelitian akan memperluas cakupan aplikasi etnopedagogi, meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis konteks lokal, serta memperkuat legitimasi integrasi budaya dalam pendidikan sains.

  1. Integrating Potential and Local Wisdom: Exploring the Ethnopedagogical Value of the Toraja Tribe in Biology... jiecr.org/index.php/jiecr/article/view/2442Integrating Potential and Local Wisdom Exploring the Ethnopedagogical Value of the Toraja Tribe in Biology jiecr index php jiecr article view 2442
Read online
File size439.43 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test