STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA

Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)

Pencegahan bertambahnya angka kejadian penyakit Diabetes Mellitus (DM) melalui pemberian pengetahuan mengenai cara-cara dalam mempertahankan kadar gula darah tetap stabil dan menghambat terjadinya komplikasi jangka panjang bagi masyarakat yang sudah terkena DM tipe II merupakan penting bagi penderita. Edukasi dan pelatihan lebih sering akan memberikan hasil yang lebih baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari 2 tahapan yakni. Tahap persiapan dilakukan dari koordinasi perijinan dari mitra. Tahapan pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 17 dan 18 Oktober 2023 dan RW 04 kelurahan Mangga Dua Selatan. Tahapan evaluasi dilakukan dengan pemberian kuesioner dan observasi pada peserta. Melalui penyuluhan tentang pencegahan DM melalui edukasi faktor-faktor yang berkontribusi dalam meningkatkan gula darah dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran serta kemampuan masyarakat kelurahan Mangga Dua Selatan dalam mencegah terjadinya penyakit DM tipe II dengan cara membatasi asupan karbohidrat dengan pemilihan makanan rendah karbohidrat, olahraga secara teratur, pemeriksaan gula darah berkala dan mengelola stress dengan baik. Bagi warga yang sudah terkena DM hendaknya menyadari pentingnya pengelolaan diet, olahraga, melakukan pemeriksaan gula darah berkala untuk memperlambat dan menghambat timbulnya komplikasi baik komplikasi jangka pendek dan jangka panjang berupa kelainan mikrovaskuler dan makrovaskuler dan gangguan saraf. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan sebagai support sistem agar klien tetap patuh melaksanakan seluruh pilar-pilar pengelolaan DM.

Penyuluhan tentang pencegahan DM melalui edukasi faktor-faktor yang meningkatkan gula darah berhasil meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kemampuan masyarakat dalam membatasi asupan karbohidrat, melakukan olahraga teratur, serta melakukan pemeriksaan gula darah berkala dan mengelola stres.Warga yang sudah menderita DM perlu menyadari pentingnya pengelolaan diet, olahraga, penggunaan OHO sesuai anjuran, dan pemeriksaan gula darah rutin untuk memperlambat serta menghambat munculnya komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang.Dukungan keluarga berperan penting sebagai sistem pendukung agar pasien tetap patuh melaksanakan semua pilar pengelolaan DM.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, dilakukan studi kohort longitudinal selama enam hingga dua belas bulan untuk mengevaluasi sejauh mana peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku yang diperoleh dari edukasi DM tetap terjaga, serta dampaknya terhadap kontrol glukosa darah pada warga Mangga Dua Selatan. Kedua, dilakukan percobaan terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas metode edukasi digital (video interaktif dan aplikasi mobile) dengan pendekatan tatap muka tradisional dalam meningkatkan pemahaman, kepatuhan diet, dan hasil laboratorium (HbA1c) pada pasien DM tipe II. Ketiga, dieksplorasi intervensi berbasis dukungan keluarga dengan melibatkan pasangan atau anggota rumah tangga dalam sesi pelatihan dan pemantauan rutin, untuk menilai apakah peningkatan dukungan sosial dapat memperbaiki kepatuhan terhadap penggunaan OHA, frekuensi pemeriksaan glukosa, dan menurunkan kejadian komplikasi mikro‑ dan makrovaskular. Semua penelitian tersebut harus melibatkan sampel yang lebih besar dan multikultural, serta menggunakan alat ukur standar internasional untuk memastikan generalisasi temuan. Hasilnya diharapkan memberikan bukti kuat bagi kebijakan kesehatan publik dalam merancang program pencegahan DM yang berkelanjutan dan berbasis komunitas.

Read online
File size2.71 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test