STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA
Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)Proses perkembangan lanjut usia merupakan proses alamiah sesuai dengan peningkatan usia seseorang. Kondisi perubahan pada aspek biologis ini menggambarkan terjadinya penurunan pada fungsi tubuh secara fisik dan fisiologis. Peningkatan jumlah penduduk lansia memberikan konsekuensi yang tidak sederhana. Ada beberapa terapi yang bisa dilakukan untuk lansia seperti, terapi life review, validasi terapi, dan terapi kelompok terapeutik lansia yang bertujuan untuk menstimulasi adaptasi aspek perubahan pada lansia terutama lansia sehat. Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) adalah terapi yang diberikan kepada sekumpulan orang yang memiliki hubungan satu sama lain, saling bergantung, dan memiliki norma‑norma umum. Dengan pemberian TKT ini diharapkan dapat membantu mewujudkan lansia yang mampu adaptasi pada diri dan lingkungannya serta meningkatkan integritas dirinya. Terapi dilaksanakan selama tiga hari pembukaan, (Penjelasan modul dilanjutkan langsung terapi sesi 1 dan 2, hari kedua sesi 3 dan 4 evaluasi dan penutupan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terapi kelompok terhadap integritas diri lansia, selain itu juga terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi kelompok dengan adaptasi diri lansia, dan juga dukungan panti sangat mempengaruhi keberhasilan terapi kelompok. Sehingga dapat disimpulkan bahwa TKT yang dilakukan dengan efektif sangat mempengaruhi integritas diri dan juga adaptasi diri lansia.
Pemberian terapi kelompok yang efektif pada lansia berpengaruh positif terhadap integritas diri, sehingga lansia menjadi lebih sejahtera dan tenang dalam menghadapi kehidupan sehari‑hari.Selain itu, terapi kelompok juga mampu meningkatkan kemampuan adaptasi diri lansia baik pada aspek fisik, kognitif, emosional, sosial, maupun spiritual.Faktor keberhasilan utama adalah dukungan penuh dari pihak pengelola panti, yang memfasilitasi proses terapi secara optimal.
Pertama, meneliti efektivitas terapi kelompok terapeutik jangka panjang (lebih dari 6 bulan) untuk menilai kestabilan perubahan integritas dan adaptasi diri. Kedua, membandingkan model terapi kelompok dengan pendekatan individualistik untuk mengetahui keunggulan dan keterbatasan masing‑masing dalam konteks panti sosial. Ketiga, mengeksplorasi peran teknologi digital (misalnya aplikasi tele‑konseling) dalam memperluas jangkauan dan kontinuitas therapy bagi lansia yang tidak dapat hadir secara fisik di panti.
| File size | 1.18 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Hasil penelitian menunjukkan (62,3%) hanya melakukan sarapan pagi selama 1-3 hari dalam 1 minggu. Sebanyak 157 responden (89,7%) berada pada kategori konsentrasiHasil penelitian menunjukkan (62,3%) hanya melakukan sarapan pagi selama 1-3 hari dalam 1 minggu. Sebanyak 157 responden (89,7%) berada pada kategori konsentrasi
PELNIPELNI Penurunan kadar gula darah sewaktu terlihat dari perbandingan data sebelum dan sesudah intervensi yang tercatat pada lembar observasi harian. Hasil: HasilPenurunan kadar gula darah sewaktu terlihat dari perbandingan data sebelum dan sesudah intervensi yang tercatat pada lembar observasi harian. Hasil: Hasil
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang sangat serius karena dapat menimbulkan beberapa komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal,Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang sangat serius karena dapat menimbulkan beberapa komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal,
STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK Sistem ini akan melibatkan para pakar seperti dokter dan pasien, dimana dokter melakukan diagnosis terhadap hasil analisa sindrom metabolik pasien, danSistem ini akan melibatkan para pakar seperti dokter dan pasien, dimana dokter melakukan diagnosis terhadap hasil analisa sindrom metabolik pasien, dan
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Metode penelitian menggunakan pendekatan one group pre-post test design dengan intervensi pemberian instalasi sistem catatan keperawatan elektronik yaituMetode penelitian menggunakan pendekatan one group pre-post test design dengan intervensi pemberian instalasi sistem catatan keperawatan elektronik yaitu
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Ada hubungan yang signifikan antara faktor eksternal (regimen pengobatan, komunikasi dengan pemberi layanan kesehatan, dukungan sosial, akses ke fasilitasAda hubungan yang signifikan antara faktor eksternal (regimen pengobatan, komunikasi dengan pemberi layanan kesehatan, dukungan sosial, akses ke fasilitas
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional di Yogyakarta dengan jumlah 196 remaja rural dan urban. Uji Statistik yang digunakan adalahPenelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional di Yogyakarta dengan jumlah 196 remaja rural dan urban. Uji Statistik yang digunakan adalah
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Pengukuran nilai SpO2 pasien dengan menggunakan oxymetri dan frekuensi nafas menggunakan stopwatch selama satu menit. Intervensi teknik nafas dalam danPengukuran nilai SpO2 pasien dengan menggunakan oxymetri dan frekuensi nafas menggunakan stopwatch selama satu menit. Intervensi teknik nafas dalam dan
Useful /
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini menyelidiki empat komponen model: pelaksana program dan implementasinya, program dan pelaksanaannya, tujuan, dan dampaknya. Wawancara mendalamPenelitian ini menyelidiki empat komponen model: pelaksana program dan implementasinya, program dan pelaksanaannya, tujuan, dan dampaknya. Wawancara mendalam
AFEKSIAFEKSI Selain itu, pengajaran yang diferensiasi memiliki pengaruh yang serupa di semua tingkat pendidikan, menunjukkan bahwa seharusnya diterapkan secara optimalSelain itu, pengajaran yang diferensiasi memiliki pengaruh yang serupa di semua tingkat pendidikan, menunjukkan bahwa seharusnya diterapkan secara optimal
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Disarankan adanya keberlanjutan program melalui kerja sama dengan institusi kesehatan dan pemerintah setempat untuk dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.Disarankan adanya keberlanjutan program melalui kerja sama dengan institusi kesehatan dan pemerintah setempat untuk dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Hasil yang diperoleh yaitu mayoritas pengunjung tempat wisata memiliki derajat kesadaran PHBS yang sangat baik. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian iniHasil yang diperoleh yaitu mayoritas pengunjung tempat wisata memiliki derajat kesadaran PHBS yang sangat baik. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini