STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK

Jurnal Informatika dan Rekayasa ElektronikJurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik

Sindroma metabolik adalah suatu kondisi yang terjadi pada seseorang secara bersamaan seperti peningkatan tekanan darah, kadar gula darah yang tinggi, kelebihan lemak di sekitar pinggang, serta kenaikan kadar kolesterol yang tidak biasa. Kondisi ini membuat resiko bagi penderitanya mengalami penyakit jantung, stroke, dan diabetes mellitus menjadi sangat tinggi. Sindroma metabolik adalah penyakit yang tidak menular. Seseorang yang memiliki sindroma metabolik biasanya sulit mendeteksi, karena dibutuhkan ahli dalam menganalisanya. Fuzzy Sistem Pakar (Fuzzy Expert System) merupakan bagian dari kecerdasan buatan menggunakan logika fuzzy. Dimana sistem berusaha megadopsi pengetahuan manusia ke komputer agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukaan oleh para ahli. Dimana nantinya hasil system yang dikembangkan dalam penelitian setidaknya dapat membantu ahli (Dokter) dalam memberikan kesimpulan resiko penyakit yang diderita pasien melalui hasil analisa sindroma metabolik. Sistem ini akan melibatkan para pakar seperti dokter dan pasien, dimana dokter melakukan diagnosis terhadap hasil analisa sindrom metabolik pasien, dan pasien biasa melihat hasil diagnosis resiko penyakit yang diderita.

Penelitian ini menghasilkan sistem pengambilan keputusan berbasis Fuzzy Expert System untuk diagnosis awal sindrom metabolik.Hasil pengujian sistem, menggunakan Black Box Test, menunjukkan tingkat penerimaan 84 % dan akurasi 80 % pada data hasil laboratorium.Sistem ini dapat diterima oleh pasien sebagai alat untuk memeriksa kesehatannya.

Untuk meningkatkan kehandalan sistem, penelitian berikutnya dapat mengembangkan model fuzzy dengan menambah variabel risiko seperti indeks massa tubuh (BMI) dan indeks plasma insulin, sehingga mempermudah dokter dalam mengidentifikasi risiko intervensi dini. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi sistem ini pada populasi dengan karakteristik etnis dan geografis berbeda, misalnya di daerah pedesaan, guna memastikan generalisasi dan keakuratan diagnosis pada pasien dengan variasi pola makan dan aktivitas fisik yang berbeda. Selain itu, studi perbandingan antara metode inferensi Tsukamoto, Mamdani, dan Sugeno pada data yang sama dapat menghasilkan rekomendasi metode optimal untuk aplikasi klinis pada sistem diagnostik sindroma metabolik.

Read online
File size787 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test