KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN

Karya Kesehatan Journal of Community EngagementKarya Kesehatan Journal of Community Engagement

Abstrak. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Kelurahan Toronipa dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kesehatan dan pengelolaan lingkungan. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah tingginya prevalensi hipertensi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen pembimbing dan mahasiswa KKN Tematik lintas program studi (Sanitasi chegam Habilitas, Keperawatan, Farmasi, Psikologi dan Kesehatan Masyarakat) melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Program yang dilakukan meliputi edukasi pengolahan sampah, pelatihan manajemen stres pada penderita hipertensi, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, serta edukasi tentang penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 48 orang mengikuti edukasi pengolahan sampah, dengan 30 peserta berhasil mempraktikkan pembuatan kompos Takakura dan 15 orang membawa ecobrick ke rumah. Pelatihan manajemen stres diikuti oleh 32 peserta, di mana 25 orang menyatakan teknik relaksasi mudah diterapkan di rumah. Sebanyak 61 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan, dan ditemukan 18 orang dengan tekanan darah tinggi serta 7 orang dengan kadar gula darah tinggi yang kemudian diberikan rujukan. Edukasi penyakit tidak menular diikuti oleh 55 peserta, dan 90% di antaranya mampu menyebutkan minimal dua faktor risiko hipertensi dan diabetes. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan pengelolaan lingkungan. Disarankan adanya keberlanjutan program melalui kerja sama dengan institusi kesehatan dan pemerintah setempat untuk dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

Kegiatan PKM di Kelurahan Toronipa berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah serta pencegahan hipertensi dan diabetes.Keberlanjutan program diperlukan melalui kolaborasi dengan puskesmas dan pemerintah untuk pemantauan kesehatan rutin serta pembinaan pengelolaan sampah terpadu.

1. Uji efektivitas program PKM dengan evaluasi jangka panjang setelah 12 bulan untuk menilai keberlanjutan perubahan perilaku. 2. Investigasi hambatan dan fasilitator pengelolaan sampah organik melalui penelitian partisipatif komunitas agar intervensi dapat disesuaikan dengan kondisi lokal. 3. Bandingkan metode pendidikan kesehatan digital dan tatap muka untuk mengetahui strategi penyuluhan yang paling merata sehingga dapat memperluas jangkauan program.

Read online
File size1.26 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test