UGUG
Jurnal Bidan SrikandiJurnal Bidan SrikandiAnemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri, terutama akibat meningkatnya kebutuhan zat besi serta kehilangan darah saat menstruasi. Selain itu, kualitas tidur yang buruk diduga turut memengaruhi terjadinya anemia karena berperan dalam proses metabolisme dan pembentukan sel darah merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 147 remaja putri yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan status anemia ditentukan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat Hb digital. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72,8% responden memiliki kualitas tidur yang buruk, ditandai dengan durasi tidur yang kurang dan adanya gangguan tidur. Selain itu, 56,5% responden teridentifikasi mengalami anemia. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan kejadian anemia. Kesimpulannya, kualitas tidur berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Remaja dengan kualitas tidur buruk memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia dibandingkan dengan yang memiliki kualitas tidur baik. Oleh karena itu, perbaikan kualitas tidur perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan anemia.
Berdasarkan penelitian di SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi, mayoritas remaja putri (72,8%) memiliki kualitas tidur yang buruk dan lebih dari setengahnya (56,5%) mengalami anemia.Analisis chi‑square menunjukkan hubungan signifikan antara kualitas tidur buruk dan peningkatan risiko anemia (p < 0,05).Oleh karena itu, perbaikan kualitas tidur serta intervensi gizi dianjurkan untuk mengurangi kejadian anemia pada remaja putri.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh suplementasi zat besi harian terhadap hubungan antara kualitas tidur buruk dan kejadian anemia pada remaja putri, dengan desain eksperimental longitudinal untuk mengevaluasi perubahan kadar hemoglobin selama periode intervensi. Selanjutnya, diperlukan studi survei yang melibatkan sampel remaja putri dari berbagai wilayah geografis untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual seperti pola menstruasi, status gizi, dan tingkat aktivitas fisik yang dapat memodifikasi efek kualitas tidur terhadap anemia, sehingga menghasilkan model prediktif yang lebih komprehensif. Terakhir, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi dan hambatan remaja putri dalam mengadopsi kebiasaan tidur yang sehat serta strategi edukasi yang efektif, guna mendukung implementasi program pencegahan anemia berbasis perilaku tidur yang berkelanjutan.
| File size | 201.42 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTADUNTAD Oleh karena itu, pengiklan harus memastikan semua klaim berbasis fakta yang dapat dipertanggungjawabkan guna meningkatkan kualitas iklan, mencegah pelanggaranOleh karena itu, pengiklan harus memastikan semua klaim berbasis fakta yang dapat dipertanggungjawabkan guna meningkatkan kualitas iklan, mencegah pelanggaran
UGUG Di Indonesia, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun mencapai 32%, dan cenderung meningkatDi Indonesia, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun mencapai 32%, dan cenderung meningkat
USUUSU Oleh karena itu, diperlukan pembentukan regulasi khusus yang adaptif untuk menjamin perlindungan konsumen, penegakan hak kekayaan intelektual, serta menciptakanOleh karena itu, diperlukan pembentukan regulasi khusus yang adaptif untuk menjamin perlindungan konsumen, penegakan hak kekayaan intelektual, serta menciptakan
UNTADUNTAD Penelitian ini menganalisis representasi Gibran Rakabuming Raka dalam konteks wacana pemakzulan Wakil Presiden pada sampul Majalah Tempo edisi 5-11 MeiPenelitian ini menganalisis representasi Gibran Rakabuming Raka dalam konteks wacana pemakzulan Wakil Presiden pada sampul Majalah Tempo edisi 5-11 Mei
UNTADUNTAD Penerapan prinsip kearifan lokal menjadi elemen kunci dalam membangun pesan kampanye yang relevan dengan budaya masyarakat setempat dalam memperkuat koordinasiPenerapan prinsip kearifan lokal menjadi elemen kunci dalam membangun pesan kampanye yang relevan dengan budaya masyarakat setempat dalam memperkuat koordinasi
USUUSU keterlambatan penerbitan peraturan yang diamanatkan oleh ketentuan delegasi. tidak adanya peraturan pelaksana yang diperlukan tetapi belum diterbitkan.keterlambatan penerbitan peraturan yang diamanatkan oleh ketentuan delegasi. tidak adanya peraturan pelaksana yang diperlukan tetapi belum diterbitkan.
USUUSU Literasi perdagangan karbon sangat mendesak bagi masyarakat lokal dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaranLiterasi perdagangan karbon sangat mendesak bagi masyarakat lokal dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran
USUUSU Analisis ini mengungkapkan keseimbangan yang hati-hati diperlukan agar Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan budaya digital sambil menjaga warisan budayanyaAnalisis ini mengungkapkan keseimbangan yang hati-hati diperlukan agar Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan budaya digital sambil menjaga warisan budayanya
Useful /
UNTADUNTAD Iklan tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga narasi sosial yang melanggengkan hierarki gender tradisional. Iklan memiliki peran signifikan dalam membentukIklan tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga narasi sosial yang melanggengkan hierarki gender tradisional. Iklan memiliki peran signifikan dalam membentuk
USUUSU Namun, masih ditemukan kendala administratif, keterbatasan pemahaman masyarakat, dan belum optimalnya pemanfaatan sertipikat sebagai instrumen pemberdayaanNamun, masih ditemukan kendala administratif, keterbatasan pemahaman masyarakat, dan belum optimalnya pemanfaatan sertipikat sebagai instrumen pemberdayaan
USUUSU Berdasarkan Pasal 48 UU No. 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja MenjadiBerdasarkan Pasal 48 UU No. 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi
USUUSU Hal ini sejalan dengan prinsip negara hukum yang memastikan bahwa setiap orang tunduk pada hukum tanpa terkecuali. Penyesuaian aturan oleh lembaga negaraHal ini sejalan dengan prinsip negara hukum yang memastikan bahwa setiap orang tunduk pada hukum tanpa terkecuali. Penyesuaian aturan oleh lembaga negara