UGUG
Jurnal Bidan SrikandiJurnal Bidan SrikandiDi Indonesia, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun mencapai 32%, dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Anemia pada remaja putri dapat menurunkan konsentrasi belajar, produktivitas, serta berdampak jangka panjang terhadap kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor risiko anemia pada remaja di kota luwuk. Ini merupakan penelitian observasional deskriptif yang dilaksanakan tahun 2025. Sampel penelitian adalah remaja putri siswa SMAN 2 di Kota Luwuk yang mengalami anemia dengan jumlah 47 orang. Variabel penelitian antara lain: pengetahuan tentang anemia, status gizi, kebiasaan sarapan, keteraturan makan, program diet, dan pola menstruasi. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan pada 47 sampel penelitian, terdapat 38,3% dengan status gizi kurus. Sebagian besar (61,7%) belum pernah mendapatkan edukasi tentang anemia. Tujuh dari sepuluh (70,2%) remaja putri melewatkan waktu makan. Masih terdapat 19.1% remaja tidak sarapan dan 36,2% menjalani program diet. 36,2% dengan siklus menstruasi tidak teratur, 68,1% mengalami nyeri sedang dan berat, serta 62,3% merasa lelah saat menstruasi. Kesimpulan: Terdapat permasalahan dalam pengetahuan tentang anemia, status gizi, kebiasaan sarapan, keteraturan makan, program diet, dan pola menstruasi remaja putri di Kota Luwuk. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dalam pemberian edukasi anemia, skrining anemia dan pemberian tablet tambah darah pada remaja.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa masih banyaknya remaja di Kota Luwuk yang mengalami faktor risiko anemia antara lain.pengetahuan tentang gizi dan anemia, pola makan, status gizi, dan permasalahan menstruasi., terdapat 38,3% dengan status gizi kurus.Sebanyak 61,7% belum pernah mendapatkan edukasi tentang anemia.70,2% remaja melewatkan waktu makan, masih terdapat 19.1% remaja tidak sarapan dan 36,2% menjalani program diet.36,2 dengan siklus menstruasi tidak teratur, 68,1% mengalami nyeri, dan 62,3% merasa lelah saat menstruasi.Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih banyak lagi faktor risiko anemia yang dialami oleh remaja serta menganalisis besar resikonya terhadap kejadian anemia.Selain itu, hasil penelitian ini juga diharapkan menjadi input bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dalam pemberian edukasi anemia pada remaja.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif yang mencakup lebih banyak faktor risiko anemia pada remaja putri di Kota Luwuk. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kejadian anemia. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk mencegah dan menangani anemia pada remaja putri. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program edukasi gizi yang komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah, serta melibatkan berbagai pihak terkait seperti Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan profesional. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja putri tentang anemia, serta mendorong perilaku makan yang sehat dan gaya hidup yang mendukung kesehatan reproduksi.
| File size | 201.5 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UGUG Faktor individu meliputi kepercayaan diri yang rendah dalam kemampuan bahasa Inggris, kecemasan saat menampilkan bahasa Inggris, kelelahan psikologis,Faktor individu meliputi kepercayaan diri yang rendah dalam kemampuan bahasa Inggris, kecemasan saat menampilkan bahasa Inggris, kelelahan psikologis,
UNTADUNTAD Selain itu, kurangnya bukti pendukung dalam klaim tersebut mengindikasikan ketidaksesuaian dengan standar etika dan peraturan periklanan. Penelitian menunjukkanSelain itu, kurangnya bukti pendukung dalam klaim tersebut mengindikasikan ketidaksesuaian dengan standar etika dan peraturan periklanan. Penelitian menunjukkan
UNTADUNTAD Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap tiga tingkat makna: denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil menunjukkan bahwaMetode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap tiga tingkat makna: denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil menunjukkan bahwa
USUUSU Di sisi lain, tingginya tingkat pembajakan konten digital mencerminkan lemahnya penegakan hukum hak cipta di ruang digital, yang berdampak pada kerugianDi sisi lain, tingginya tingkat pembajakan konten digital mencerminkan lemahnya penegakan hukum hak cipta di ruang digital, yang berdampak pada kerugian
UNTADUNTAD Dalam era konvergensi media dan dominasi konstruksi makna tanda, media menjadi agen konstruksi realitas sosial yang memiliki kemampuan signifikan dalamDalam era konvergensi media dan dominasi konstruksi makna tanda, media menjadi agen konstruksi realitas sosial yang memiliki kemampuan signifikan dalam
UNTADUNTAD Penerapan prinsip kearifan lokal menjadi elemen kunci dalam membangun pesan kampanye yang relevan dengan budaya masyarakat setempat dalam memperkuat koordinasiPenerapan prinsip kearifan lokal menjadi elemen kunci dalam membangun pesan kampanye yang relevan dengan budaya masyarakat setempat dalam memperkuat koordinasi
USUUSU However, this potential has not been fully realized due to significant legal and social challenges. Legally, overlapping authority between the centralHowever, this potential has not been fully realized due to significant legal and social challenges. Legally, overlapping authority between the central
USUUSU Pemahaman konsep perdagangan karbon menjadi semakin penting. Sumatera Utara, dengan beragam sumber daya alam dan sektor ekonomi yang berpotensi menyumbangPemahaman konsep perdagangan karbon menjadi semakin penting. Sumatera Utara, dengan beragam sumber daya alam dan sektor ekonomi yang berpotensi menyumbang
Useful /
UNHJAMBIUNHJAMBI Rekomendasi yang diberikan adalah menjaga konsistensi pesan, meningkatkan kreativitas konten, serta mengelola respons audiens secara efektif agar tetapRekomendasi yang diberikan adalah menjaga konsistensi pesan, meningkatkan kreativitas konten, serta mengelola respons audiens secara efektif agar tetap
USUUSU Untuk itu, diperlukan langkah-langkah yang terstruktur, dimulai dari identifikasi potensi geosite, pengembangan bahan ajar yang relevan, pelatihan guru,Untuk itu, diperlukan langkah-langkah yang terstruktur, dimulai dari identifikasi potensi geosite, pengembangan bahan ajar yang relevan, pelatihan guru,
USUUSU Selain itu, model dokumentasi dalam bentuk digital menggunakan basis data dianggap cukup efektif. Kedua, untuk jangka menengah dan panjang, pemerintahSelain itu, model dokumentasi dalam bentuk digital menggunakan basis data dianggap cukup efektif. Kedua, untuk jangka menengah dan panjang, pemerintah
USUUSU Mengingat luasnya kekuasaan presiden, penting untuk menganalisis lebih lanjut tindak pidana sebagai alasan impeachment. Penelitian ini menggunakan pendekatanMengingat luasnya kekuasaan presiden, penting untuk menganalisis lebih lanjut tindak pidana sebagai alasan impeachment. Penelitian ini menggunakan pendekatan