UNTADUNTAD
KinesikKinesikPenelitian ini menganalisis representasi Gibran Rakabuming Raka dalam konteks wacana pemakzulan Wakil Presiden pada sampul Majalah Tempo edisi 5-11 Mei 2025 yang berjudul Orkes Pemakzulan Gibran. Fenomena ini mencuat setelah Forum Purnawirawan TNI secara terbuka menyuarakan pemakzulan dan mengirimkan tuntutan resmi kepada DPR dan MPR. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi konstruksi makna yang dibentuk media melalui tanda-tanda visual dan teks sampul majalah, dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media merepresentasikan Gibran dalam narasi visual yang paradoks: tampak tenang secara lahiriah, namun berada di tengah ketidakstabilan politik yang tersembunyi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media massa berperan aktif dalam membentuk persepsi publik terhadap tokoh politik melalui penggunaan tanda-tanda visual yang tidak netral, terutama dalam situasi krisis.
Berdasarkan analisis semiotika Charles Sanders Peirce terhadap sampul Majalah Tempo edisi 5-11 Mei 2025 dengan judul Orkes Pemakzulan Gibran, penelitian ini mengungkap konstruksi representasi yang kompleks terhadap Gibran Rakabuming Raka dalam konteks dinamika pemakzulan Wakil Presiden.Melalui pendekatan triadik Peirce yang menganalisis hubungan antara representamen, objek, dan interpretant, penelitian ini menemukan bahwa Majalah Tempo menggunakan strategi representasi simbolik yang sangat sophisticated untuk menyampaikan kritik terhadap legitimasi kekuasaan politik dan stabilitas kepemimpinan muda dalam struktur pemerintahan Indonesia.Analisis menunjukkan bahwa representasi Gibran dikonstruksi melalui paradoks antara ketenangan permukaan dan ketidakstabilan struktural yang mendasar.Media menggunakan ironi visual untuk menciptakan makna simbolik tentang kepemimpinan yang tidak waspada terhadap ancaman politik sistematis.Konstruksi ini menghadirkan kritik terhadap kekuasaan formal yang elitis dan tidak proporsional dengan kapasitas politik yang sesungguhnya dimiliki.Strategi representasi ini memperkuat narasi tentang kerentanan kekuasaan yang diperoleh melalui jalur non-organik dalam menghadapi tekanan politik struktural.Secara keseluruhan, representasi yang dikonstruksi Majalah Tempo terhadap Gibran dalam konteks dinamika pemakzulan menunjukkan kritik media terhadap tiga aspek fundamental.(1) legitimasi kekuasaan yang diperoleh melalui jalur politik dinasti, (2) ketidaksiapan kepemimpinan muda dalam menghadapi kompleksitas politik struktural, dan (3) ketidakstabilan internal elite kekuasaan yang berdampak pada kredibilitas pemerintahan.Media menggunakan strategi semiotik yang tidak langsung namun sangat efektif untuk menyampaikan pesan bahwa kekuasaan yang tampak stabil secara formal ternyata sangat rapuh ketika dihadapkan pada realitas politik yang dinamis dan penuh intrik.Penelitian ini mengonfirmasi peran strategis media massa dalam membentuk wacana publik dan konstruksi makna politik melalui strategi representasi yang tidak netral.Dalam era konvergensi media dan dominasi konstruksi makna tanda, media menjadi agen konstruksi realitas sosial yang memiliki kemampuan signifikan dalam mempengaruhi persepsi publik terhadap legitimasi politik.Temuan ini menunjukkan bahwa media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi objektif, tetapi juga sebagai institusi yang memiliki agenda dan perspektif ideologis tertentu dalam menginterpretasikan fenomena politik kontemporer.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Melakukan penelitian komparatif antara representasi media massa terhadap tokoh politik dalam situasi normal dan dalam situasi krisis, seperti wacana pemakzulan. Penelitian ini dapat membantu memahami perbedaan strategi representasi yang digunakan media dalam kedua situasi tersebut.. . 2. Menganalisis representasi media massa terhadap tokoh politik dalam konteks pemakzulan di negara-negara lain, khususnya di negara-negara dengan sistem politik yang berbeda dari Indonesia. Penelitian ini dapat memberikan perspektif global tentang peran media dalam membentuk opini publik dalam situasi krisis kepemimpinan.. . 3. Mengembangkan penelitian longitudinal yang melacak perubahan representasi media massa terhadap tokoh politik tertentu dari waktu ke waktu. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana media membentuk narasi politik dan bagaimana narasi tersebut berevolusi seiring berjalannya waktu.
| File size | 471.49 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTADUNTAD Iklan tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga narasi sosial yang melanggengkan hierarki gender tradisional. Iklan memiliki peran signifikan dalam membentukIklan tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga narasi sosial yang melanggengkan hierarki gender tradisional. Iklan memiliki peran signifikan dalam membentuk
UGUG Penelitian ini menyimpulkan bahwa absensi di English Club dipengaruhi oleh kombinasi faktor individu dan sekolah. Faktor individu meliputi kepercayaanPenelitian ini menyimpulkan bahwa absensi di English Club dipengaruhi oleh kombinasi faktor individu dan sekolah. Faktor individu meliputi kepercayaan
UNTADUNTAD Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran etika periklanan dalam bentuk klaim superlatif yang digunakan pada iklan Azarine Kids, Ichitan,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran etika periklanan dalam bentuk klaim superlatif yang digunakan pada iklan Azarine Kids, Ichitan,
UKRIMUKRIM Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi arsitektur CNN lain seperti DenseNet, MobileNet, dan EfficientNet, serta mengembangkan perangkat lunak deteksiPenelitian lanjutan perlu mengeksplorasi arsitektur CNN lain seperti DenseNet, MobileNet, dan EfficientNet, serta mengembangkan perangkat lunak deteksi
UNJAUNJA Teknik sampling yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah academic burnout Scale (0. 897),Teknik sampling yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah academic burnout Scale (0. 897),
USUUSU Oleh karena itu, regulasi yang komprehensif dan adaptif sangat dibutuhkan untuk menjamin perlindungan konsumen digital, memperkuat mekanisme pemantauanOleh karena itu, regulasi yang komprehensif dan adaptif sangat dibutuhkan untuk menjamin perlindungan konsumen digital, memperkuat mekanisme pemantauan
UNTADUNTAD Penggunaan nilai-nilai lokal seperti Mositande Masugi Ngata dalam komunikasi ini berfungsi untuk memperkuat kolaborasi antar lembaga dan memfasilitasiPenggunaan nilai-nilai lokal seperti Mositande Masugi Ngata dalam komunikasi ini berfungsi untuk memperkuat kolaborasi antar lembaga dan memfasilitasi
USUUSU Metode yang digunakan dalam penelitian ini tinjauan pustaka dan wawancara untuk mengumpulkan data dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitianMetode yang digunakan dalam penelitian ini tinjauan pustaka dan wawancara untuk mengumpulkan data dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian
Useful /
UKRIMUKRIM Ulasan netral memberikan informasi deskriptif, sedangkan ulasan negatif mengindikasikan masalah kesehatan atau ketidakpuasan terhadap layanan. KNN mencapaiUlasan netral memberikan informasi deskriptif, sedangkan ulasan negatif mengindikasikan masalah kesehatan atau ketidakpuasan terhadap layanan. KNN mencapai
UKRIMUKRIM Menggunakan model ADDIE—analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi—prototipe dibangun dan diuji dalam simulasi laboratorium. Tes menunjukkanMenggunakan model ADDIE—analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi—prototipe dibangun dan diuji dalam simulasi laboratorium. Tes menunjukkan
UNHJAMBIUNHJAMBI Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan kritis dalam memahami hubungan antara bahasa, kekuasaan, dan gender, serta perlunya upaya komprehensifImplikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan kritis dalam memahami hubungan antara bahasa, kekuasaan, dan gender, serta perlunya upaya komprehensif
UNHJAMBIUNHJAMBI Pola All Channel terbukti memiliki dual effects, di satu sisi meningkatkan kecepatan koordinasi dan partisipasi aktif seluruh pemain, namun di sisi lainPola All Channel terbukti memiliki dual effects, di satu sisi meningkatkan kecepatan koordinasi dan partisipasi aktif seluruh pemain, namun di sisi lain