UNJAUNJA

Jurnal Psikologi JambiJurnal Psikologi Jambi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara academic self-efficacy dan perfectionism dengan academic burnout pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan karena banyaknya fenomena academic burnout yang dialami oleh mahasiswa di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif korelasi. Sampel penelitian terdiri dari 134 mahasiswa dari Universitas Islam 45 Bekasi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah academic burnout Scale (0.897), academic self-efficacy scale (0.932), dan perfectionism scale (0.885). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik uji deskriptif, teknik uji normalitas, teknik uji linearitas, dan teknik uji korelasi non parametrik Spearman rho. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Academic Self-efficacy dan perfectionism dengan academic burnout pada mahasiswa.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri akademik dan perfeksionisme dengan *academic burnout* pada mahasiswa Universitas Islam 45 Bekasi.Efikasi diri akademik yang tinggi berhubungan negatif dengan *academic burnout*, artinya keyakinan diri yang kuat terhadap kemampuan akademik dapat mengurangi tingkat kelelahan.Sebaliknya, perfeksionisme menunjukkan hubungan positif, di mana standar kesempurnaan yang tidak realistis meningkatkan kerentanan mahasiswa terhadap *academic burnout*, meskipun secara umum tingkat ketiganya berada dalam kategori sedang pada mayoritas responden.

Berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara efikasi diri akademik dan perfeksionisme dengan *academic burnout* pada mahasiswa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang melibatkan populasi mahasiswa dari berbagai jenis institusi pendidikan, seperti universitas negeri, swasta, atau bahkan politeknik, serta lintas disiplin ilmu yang berbeda. Penelitian semacam ini dapat mengungkap apakah dinamika hubungan antara *academic self-efficacy*, *perfectionism*, dan *academic burnout* bervariasi secara signifikan tergantung pada lingkungan akademik atau tuntutan spesifik dari bidang studi tertentu, sehingga pemahaman kita tentang fenomena ini menjadi lebih komprehensif. Kedua, mengingat sifat korelasional dari penelitian ini, studi longitudinal atau eksperimental akan krusial untuk mengidentifikasi hubungan sebab-akibat yang lebih jelas dan menguji efektivitas intervensi. Misalnya, dapat dirancang sebuah program pelatihan yang fokus pada peningkatan efikasi diri akademik atau strategi pengelolaan perfeksionisme yang adaptif, lalu mengukur dampaknya terhadap penurunan *academic burnout* pada mahasiswa dalam jangka waktu tertentu. Hal ini akan memberikan bukti empiris yang kuat mengenai metode pencegahan dan penanganan *academic burnout* yang paling efektif. Terakhir, peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk melakukan studi kualitatif mendalam melalui wawancara atau focus group discussion. Pendekatan ini bertujuan untuk menggali pengalaman subjektif mahasiswa, terutama mereka yang menunjukkan kombinasi *self-efficacy* rendah dan perfeksionisme tinggi. Melalui eksplorasi ini, kita bisa memahami lebih detail mengenai faktor-faktor kontekstual, mekanisme koping, serta peran dukungan sosial atau karakteristik demografis seperti tahun studi dan latar belakang keluarga, dalam memoderasi atau memediasi hubungan antar variabel. Penambahan variabel moderator dan mediator ini akan memperkaya model penelitian yang ada, memberikan wawasan yang lebih holistik tentang kompleksitas *academic burnout* pada mahasiswa.

  1. PeerJ Is perfectionism associated with academic burnout through repetitive negative thinking?. peerj... peerj.com/articles/5004PeerJ Is perfectionism associated with academic burnout through repetitive negative thinking peerj peerj articles 5004
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s11162-004-4139-zClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s11162 004 4139 z
Read online
File size623.01 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test