STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA
Jurnal Serunai Pancasila dan KewarganegaraanJurnal Serunai Pancasila dan KewarganegaraanPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam mencegah sindrom Fear of Missing Out (FOMO) pada siswa di SMAN 1 Kutambaru. FOMO muncul sebagai akibat dari penggunaan media sosial yang berlebihan dan dapat memengaruhi konsentrasi belajar, kondisi emosional, serta hubungan sosial siswa. Guru PPKn memegang peran penting dalam membimbing siswa menghadapi fenomena ini melalui penguatan nilai-nilai Pancasila dan pengembangan keterampilan bernalar kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik nilai, fasilitator literasi digital, pembimbing karakter, dan pengarah etika digital. Melalui strategi pembelajaran seperti diskusi, refleksi, studi kasus, serta analisis informasi, guru membantu siswa memahami dampak FOMO dan melatih kemampuan mereka untuk berpikir rasional serta selektif terhadap informasi digital. Upaya tersebut terbukti efektif dalam membangun perilaku digital yang sehat dan mendorong siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh tekanan sosial media.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam membantu siswa menghadapi tantangan digital, khususnya fenomena Fear of Missing Out (FOMO).Guru PPKn berperan sebagai pendidik nilai, fasilitator literasi digital, pembimbing kemampuan bernalar kritis, serta motivator pengendalian diri siswa.Melalui pendekatan pembelajaran kontekstual yang mengaitkan materi PPKn dengan realitas digital sehari-hari, guru mampu menanamkan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa mengenai dampak perilaku digital impulsif serta pentingnya bersikap selektif terhadap informasi media sosial.Penguatan elemen bernalar kritis terbukti menjadi strategi yang paling efektif dalam membantu siswa mengurangi kecemasan digital dan mendorong mereka untuk memahami bahwa tren media sosial tidak selalu mencerminkan realitas.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide, seperti: . . 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana guru PPKn dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam mencegah FOMO. Studi ini dapat mengeksplorasi berbagai metode pembelajaran, seperti simulasi, permainan peran, atau penggunaan teknologi interaktif, dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi FOMO.. . 2. Meneliti dampak jangka panjang dari intervensi guru PPKn dalam mencegah FOMO. Studi ini dapat mengikuti siswa yang telah lulus dari sekolah dan mengamati apakah perilaku digital mereka tetap sehat dan apakah mereka mampu mengelola tekanan sosial digital secara efektif dalam kehidupan mereka yang lebih luas.. . 3. Mengembangkan program pelatihan khusus untuk guru PPKn yang berfokus pada strategi pencegahan FOMO. Program ini dapat mencakup pelatihan tentang penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, pengembangan keterampilan literasi digital, dan teknik-teknik untuk membantu siswa mengelola kecemasan digital. Penelitian ini dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan tersebut dalam meningkatkan kemampuan guru untuk mencegah FOMO di kalangan siswa.
| File size | 253.39 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISDAUNISDA Berdasarkan kriteria penilaian, rata-rata tersebut termasuk dalam kategori Sangat Baik (85%–100%). Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penerapanBerdasarkan kriteria penilaian, rata-rata tersebut termasuk dalam kategori Sangat Baik (85%–100%). Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan
UNRAMUNRAM Pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan memungkinkan siswa terlibat tidak hanya secara kognitif, tetapi juga secara emosional dan sosial.Pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan memungkinkan siswa terlibat tidak hanya secara kognitif, tetapi juga secara emosional dan sosial.
STAI HUBBULWATHANSTAI HUBBULWATHAN Hal ini dikaitkan dengan latar belakang pendidikan yang bervariasi dan pemahaman yang terbatas tentang kerangka ANBK. Selain itu, guru sering melewatiHal ini dikaitkan dengan latar belakang pendidikan yang bervariasi dan pemahaman yang terbatas tentang kerangka ANBK. Selain itu, guru sering melewati
UMNUMN Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan buku digital cerita bergambar di MIS Al-Marwa berhasil meningkatkan keterampilan dan pemahaman dalam mengembangkanKegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan buku digital cerita bergambar di MIS Al-Marwa berhasil meningkatkan keterampilan dan pemahaman dalam mengembangkan
UMNUMN Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia sangat bergantung pada kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan kontekstual.Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia sangat bergantung pada kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan kontekstual.
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Dengan mengembangkan materi sesuai capaian pembelajaran, terus memperbarui informasi, dan memperkuat program P5, diharapkan implementasi Kurikulum MerdekaDengan mengembangkan materi sesuai capaian pembelajaran, terus memperbarui informasi, dan memperkuat program P5, diharapkan implementasi Kurikulum Merdeka
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka terdapat berbagai saran, yaitu. (1) Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan terdapat pengaruh disiplinBerdasarkan penelitian yang dilakukan, maka terdapat berbagai saran, yaitu. (1) Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan terdapat pengaruh disiplin
UAIUAI Penelitian ini menggunakan teori perolehan Bahasa ke-2, membahas materi 3 modul pola pembelajaran dan pengajaran, serta mengevaluasi keberhasilan paraPenelitian ini menggunakan teori perolehan Bahasa ke-2, membahas materi 3 modul pola pembelajaran dan pengajaran, serta mengevaluasi keberhasilan para
Useful /
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Integrasi 5S memperbaiki kesiapan mahasiswa menghadapi tuntutan Industri 4. 0 dengan menekankan standar kerja, keselamatan, dan adaptabilitas, sehinggaIntegrasi 5S memperbaiki kesiapan mahasiswa menghadapi tuntutan Industri 4. 0 dengan menekankan standar kerja, keselamatan, dan adaptabilitas, sehingga
STAI HUBBULWATHANSTAI HUBBULWATHAN Mindfulness practices contributed to students self-awareness and emotional calmness, while Living Values Education fostered responsibility, patience, andMindfulness practices contributed to students self-awareness and emotional calmness, while Living Values Education fostered responsibility, patience, and
IAPAIAPA Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci. Data sekunder dikumpulkan dari dokumentasi, jurnal, surat kabar, dll. , dan dianalisisData primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci. Data sekunder dikumpulkan dari dokumentasi, jurnal, surat kabar, dll. , dan dianalisis
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Dukungan keluarga sangat dibutuhkan sebagai support sistem agar klien tetap patuh melaksanakan seluruh pilar-pilar pengelolaan DM. Penyuluhan tentang pencegahanDukungan keluarga sangat dibutuhkan sebagai support sistem agar klien tetap patuh melaksanakan seluruh pilar-pilar pengelolaan DM. Penyuluhan tentang pencegahan