UNRAMUNRAM
Renjana Pendidikan DasarRenjana Pendidikan DasarPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan sumber data berupa 25 artikel yang relevan dengan peran guru dalam meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran IPS. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran jurnal daring, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pengarah yang mengaitkan konsep IPS dengan konteks sosial, budaya, dan geografis di lingkungan sekitar siswa. Strategi seperti teacher-fronted, facilitator-oriented, dan learner-oriented efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan mampu memperkuat karakter sosial, nasionalisme, serta kesadaran ekologis siswa Sekolah Dasar.
Dapat disimpulkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan.Guru tidak hanya memiliki peran sebagai penyampai materi, tetapi juga berperan aktif sebagai fasilitator, motivator, dan pengarah yang memandu siswa untuk mengeksplorasi konteks sosial di lingkungan sekitarnya.Melalui peran tersebut, guru mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran.Pembelajaran IPS berbasis potensi daerah dan lingkungan memungkinkan siswa terlibat tidak hanya secara kognitif, tetapi juga secara emosional dan sosial.Pembelajaran ini berkontribusi dalam memperkuat karakter sosial siswa, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta membangun kesadaran ekologis sejak dini.
Berdasarkan kajian literatur, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji secara empiris efektivitas berbagai strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran IPS berbasis potensi daerah. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat dilakukan untuk mendalami secara mendalam peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi partisipasi aktif siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam implementasi pembelajaran tersebut. Ketiga, penelitian pengembangan dapat dilakukan untuk merancang dan menguji coba model pembelajaran IPS berbasis potensi daerah yang lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar, dengan mempertimbangkan integrasi teknologi dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Pengembangan model pembelajaran ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar, serta mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan berpartisipasi dalam proses belajar.
| File size | 273.84 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya strategi pengajaran inovatif, seperti metode kolaboratif dan pemodelan matematika, untuk mengatasi fobia danPenelitian ini menggarisbawahi pentingnya strategi pengajaran inovatif, seperti metode kolaboratif dan pemodelan matematika, untuk mengatasi fobia dan
YANAYANA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SMP Negeri 3 Sitolu Ori memiliki keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat teknologi sepertiHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SMP Negeri 3 Sitolu Ori memiliki keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat teknologi seperti
SIMPADUSIMPADU Secara keseluruhan, tidak terdapat perbedaan mendasar dalam kualitas Pedagogical Content Knowledge (PCK) berdasarkan gender, namun terdapat kecenderunganSecara keseluruhan, tidak terdapat perbedaan mendasar dalam kualitas Pedagogical Content Knowledge (PCK) berdasarkan gender, namun terdapat kecenderungan
UMNUMN Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dan model pelatihan yang telah diterapkan memiliki potensi untuk direplikasi di sekolah-sekolahKegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dan model pelatihan yang telah diterapkan memiliki potensi untuk direplikasi di sekolah-sekolah
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kinerja guru merupakan hasil kerja yang telah dicapai dalam proses pembelajaran ketika seorang guru menyelesaikan tugasnya sebagai pendidik dalam merencanakan,Kinerja guru merupakan hasil kerja yang telah dicapai dalam proses pembelajaran ketika seorang guru menyelesaikan tugasnya sebagai pendidik dalam merencanakan,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Persepsi guru bahasa Inggris mengenai multimedia pembelajaran interaktif dan pembelajaran terdiferensiasi penting untuk diketahui, mengingat hal tersebutPersepsi guru bahasa Inggris mengenai multimedia pembelajaran interaktif dan pembelajaran terdiferensiasi penting untuk diketahui, mengingat hal tersebut
IAINAMBONIAINAMBON Peningkatan kualitas lembaga pendidikan menjadi fokus utama dalam dunia pendidikan, dengan kinerja guru sebagai faktor penentu keberhasilan pembelajaran.Peningkatan kualitas lembaga pendidikan menjadi fokus utama dalam dunia pendidikan, dengan kinerja guru sebagai faktor penentu keberhasilan pembelajaran.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Pengetahuan guru tentang pentingnya tes kesiapan anak masuk sekolah dasar sangat minim sebelum pelatihan NST. Antusiasme guru dan siswa membuat programPengetahuan guru tentang pentingnya tes kesiapan anak masuk sekolah dasar sangat minim sebelum pelatihan NST. Antusiasme guru dan siswa membuat program
Useful /
UNUHAUNUHA Hasil validasi ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 83,33% dengan kategori sangat layak, dan validasi ahli media menunjukkan tingkat kelayakanHasil validasi ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 83,33% dengan kategori sangat layak, dan validasi ahli media menunjukkan tingkat kelayakan
UNUHAUNUHA Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, danPenelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan
STT KADESISTT KADESI Artikel ini mengarahkan pembaca untuk berkewajiban menceritakan perbuatan Allah yang meluas dari bangsa Israel ke bangsa-bangsa lain. Dengan metode kualitatif-deskriptifArtikel ini mengarahkan pembaca untuk berkewajiban menceritakan perbuatan Allah yang meluas dari bangsa Israel ke bangsa-bangsa lain. Dengan metode kualitatif-deskriptif
IAINAMBONIAINAMBON Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi siswa, termasuk mereka yang memiliki kesiapan belajar rendah, sehingga mendukung pengembanganGuru berperan sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi siswa, termasuk mereka yang memiliki kesiapan belajar rendah, sehingga mendukung pengembangan