UMKUMK

Prosiding Ilmu Pendidikan dan KeguruanProsiding Ilmu Pendidikan dan Keguruan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) kesenjangan gender pada perempuan dalam mendapatkan pendidikan di Desa Umalor, (2) Untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan gender pada perempuan dalam mendapatkan pendidikan di Desa Umalor. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan metode obervasi, wawancara, dokumentasi. Subjek penelitian Kepala Desa, Orang tua dan anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Faktor kesenjangan gender pada perempuan dalam mendapatkan pendidikan yang terjadi di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka adalah (1) pendidikan perempuan dinomorduakan (subordinasi), dibandingkan laki-laki (2) pendidikan perempuan dipinggirkan dan kurang diperhatikan (marginalisasi) karena perempuan hanya mengurusi kebutuhan dalam rumah (3) adanya pelabelan (stereotip) yang diberikan kepada perempuan sebagai makhluk yang lemah dan tidak mampu memimpin diri sendiri, (4) beban kerja perempuan lebih banyak dari pekerjaan laki-laki yakni perempuan yang harus bekerja didalam rumah dan diluar rumah. Sedangkan faktor yang menyebabkan kesenjangan gender pada perempuan dalam mendapatkan pendidikan antara lain (1) faktor tradisi budaya yang melarang dan membatasi hak dan kewajiban perempuan untuk mengakses pendidikan, (2) faktor budaya patrilineal yang menganggap laki-laki lebih mampu dari pada perempuan dan (3) faktor keterbatasan ekonomi sehingga laki-laki disekolahkan lebih dulu dari pada perempuan.

Penelitian ini menemukan bahwa kesenjangan gender dalam pendidikan perempuan di Desa Umalor dipengaruhi oleh faktor tradisi budaya patrilineal, stereotip gender, serta keterbatasan ekonomi yang menyebabkan prioritas pendidikan pada anak laki‑laki.Analisis kualitatif menunjukkan bahwa perempuan mengalami subordinasi, marginalisasi, dan beban ganda, yang memperburuk akses mereka ke pendidikan menengah dan tinggi.Keterbatasan penelitian meliputi sampel yang terbatas pada satu desa dan pendekatan yang hanya bersifat deskriptif, sehingga diperlukan studi lebih luas dengan metode campuran untuk memperoleh temuan yang lebih representatif.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tingkat kesenjangan gender dalam akses pendidikan perempuan di beberapa desa di Kabupaten Malaka dengan membandingkan faktor-faktor budaya, ekonomi, dan kebijakan lokal. Penelitian komparatif ini dapat menjawab pertanyaan apakah tradisi patrilineal dan praktik marginalisasi memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan keterbatasan ekonomi dalam menentukan keputusan keluarga untuk menyekolahkan anak perempuan. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program intervensi edukatif, seperti beasiswa berbasis kebutuhan atau pelatihan pemberdayaan orang tua, dalam meningkatkan partisipasi perempuan pada jenjang pendidikan menengah atas selama periode lima tahun. Peneliti juga dapat merumuskan pertanyaan penelitian mengenai dampak perubahan persepsi gender melalui kampanye penyuluhan komunitas terhadap sikap keluarga terhadap pendidikan perempuan. Metode kuantitatif dengan survei skala besar dapat dipadukan dengan analisis statistik untuk mengukur hubungan signifikan antara variabel ekonomi rumah tangga, tingkat pendidikan orang tua, dan peluang anak perempuan melanjutkan pendidikan. Dengan memperluas sampel meliputi wilayah lain serta menambah variabel psikologis seperti motivasi dan self‑efficacy, penelitian selanjutnya dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang penyebab dan solusi kesenjangan gender dalam pendidikan. Hasil temuan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan daerah yang lebih responsif dan inklusif dalam mengatasi hambatan pendidikan bagi perempuan.

  1. Division of Labour in Coastal Community: The Equity of Role-Play Between Bugis Women and Men in Kupang... journal.iainkudus.ac.id/index.php/Palastren/article/view/11837Division of Labour in Coastal Community The Equity of Role Play Between Bugis Women and Men in Kupang journal iainkudus ac index php Palastren article view 11837
  2. :: AW :: Asian Women. asian women english published https copyright research institute original article... doi.org/10.14431/AW.2017.09.33.3.41AW Asian Women asian women english published https copyright research institute original article doi 10 14431 AW 2017 09 33 3 41
Read online
File size225.3 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test