USKUSK
Cakradonya Dental JournalCakradonya Dental JournalDispepsia merupakan gejala umum yang sering ditemukan pada remaja akibat gangguan pencernaan dan dapat memengaruhi pola makan serta kebiasaan hidup. Oral hygiene Practices yang tidak memadai berpotensi meningkatkan risiko keausan gigi. Meskipun keausan gigi adalah proses fisiologis yang normal, hal ini dianggap patologis jika terjadi secara cepat dan berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dispepsia dan oral hygiene practices terhadap risiko keausan gigi pada remaja. Metodologi yang digunakan adalah cross-sectional survey, dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh pada 15-16 Juli 2024. Pengumpulan data melibatkan 128 siswa dari kelas 1-2 melalui penyebaran angket kuesioner dispepsia dan oral hygiene practices serta pemeriksaan klinis keausan gigi. Dari jumlah tersebut, 117 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis statistik dilakukan dengan regresi logistik, yang menunjukkan adanya pengaruh protektif dispepsia dengan p value = 0,00 (OR:0,10;95% CI=0,05-0,20), oral hygiene practices dengan p value = 0,01 (OR:0,02;95% CI=0,00-0,44). Faktor protektif yang paling berpengaruh terhadap keausan gigi pada remaja adalah oral hygiene practices dengan nilai OR=0,03, R2=0,0138. Bagi siswa/i dapat secara rutin menjalani pemeriksaan kesehatan gigi minimal setiap enam bulan dengan intervensi preventif dan monitoring terhadap risiko keausan gigi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kebersihan mulut secara keseluruhan merupakan faktor protektif paling dominan yang memengaruhi risiko keausan gigi pada remaja.Remaja yang memiliki riwayat dispepsia juga menunjukkan efek protektif terhadap risiko keausan gigi, sedangkan praktik kebersihan mulut yang buruk memberikan efek protektif terhadap keausan gigi pada remaja.Berdasarkan Skala BEWE (Basic Erosive Wear Examination), remaja dengan riwayat dispepsia dan praktik kebersihan mulut yang buruk memperoleh intervensi pencegahan serta pemantauan.
Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan desain longitudinal untuk mengamati perubahan risiko keausan gigi seiring waktu pada remaja yang mengalami dispepsia, sehingga dapat mengevaluasi hubungan kausal antara kedua variabel tersebut (misalnya: Apakah dispepsia pada remaja meningkatkan risiko keausan gigi dalam jangka panjang?). Selain itu, diperlukan studi yang memasukkan pemeriksaan klinis dispepsia secara objektif, misalnya dengan endoskopi atau pH monitoring, untuk menilai sejauh mana keparahan dispepsia berkontribusi pada keausan gigi (misalnya: Bagaimana korelasi antara tingkat keparahan dispepsia yang terdeteksi secara klinis dan derajat keausan gigi pada remaja?). Selanjutnya, penelitian dapat memperluas variabel faktor risiko dengan menambahkan variabel seperti pola konsumsi makanan asam, kebiasaan merokok, stres, dan bruksisme, serta mempertimbangkan perbedaan geografis dan sosial ekonomi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor tambahan yang memoderasi atau memediasi hubungan antara dispepsia, kebersihan mulut, dan keausan gigi (misalnya: Faktor apa saja yang memoderasi pengaruh dispepsia dan kebersihan mulut terhadap keausan gigi pada populasi remaja di daerah dengan tingkat akses layanan kesehatan yang berbeda?).
| File size | 839.85 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
USKUSK Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perendaman minuman isotonik terhadap kekerasan email gigi. Penelitian ini menggunakan sampel 6 gigiTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perendaman minuman isotonik terhadap kekerasan email gigi. Penelitian ini menggunakan sampel 6 gigi
USKUSK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kehilangan gigi sebagian ditinjau dari Klasifikasi Kennedy pada pasien skizofrenia paranoid diTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kehilangan gigi sebagian ditinjau dari Klasifikasi Kennedy pada pasien skizofrenia paranoid di
USKUSK 161). Faktor yang berpengaruh terhadap status periodontal pada remaja adalah mengkonsumsi minuman beralkohol (OR=1,895;95%CI 0. 995-3. 610) dan sosioekonomi.161). Faktor yang berpengaruh terhadap status periodontal pada remaja adalah mengkonsumsi minuman beralkohol (OR=1,895;95%CI 0. 995-3. 610) dan sosioekonomi.
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM Selain itu, terdapat ulama yang memiliki pendapat sebelum menelaah dalil, sehingga syariah kadang berfungsi sebagai penguat pendapat yang muncul karenaSelain itu, terdapat ulama yang memiliki pendapat sebelum menelaah dalil, sehingga syariah kadang berfungsi sebagai penguat pendapat yang muncul karena
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Variabel independen meliputi karakteristik demografis, kecukupan ventilasi kamar tidur, pengelolaan sampah, dan praktik pencegahan nyamuk (seperti penggunaanVariabel independen meliputi karakteristik demografis, kecukupan ventilasi kamar tidur, pengelolaan sampah, dan praktik pencegahan nyamuk (seperti penggunaan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Sukma jendela ginger merah (Zingiber officinale var. rubrum) mengandung gingerol, flavonoid, vitamin C, dan zat besi, yang dapat meningkatkan absorpsiSukma jendela ginger merah (Zingiber officinale var. rubrum) mengandung gingerol, flavonoid, vitamin C, dan zat besi, yang dapat meningkatkan absorpsi
MALAHAYATIMALAHAYATI Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan potong lintang. Populasi remaja usia SMA di SMA (EX) Kabupaten (EX) provinsi Lampung kelas X-XI sebanyakJenis penelitian kuantitatif dengan rancangan potong lintang. Populasi remaja usia SMA di SMA (EX) Kabupaten (EX) provinsi Lampung kelas X-XI sebanyak
UAIUAI Selain pendidikan kesehatan, remaja perlu pemeriksaan faktor risiko hipertensi berupa pemantauan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta pengukuran tekanan darah.Selain pendidikan kesehatan, remaja perlu pemeriksaan faktor risiko hipertensi berupa pemantauan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta pengukuran tekanan darah.
Useful /
USKUSK Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit memegang peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan yangFasilitas kesehatan seperti rumah sakit memegang peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan yang
USKUSK Hasil pengukuran diameter zona hambat terkecil didapatkan pada konsentrasi 125mg/ml dengan diameter zona hambat rata-rata sebesar 6,31 mm sedangkan zonaHasil pengukuran diameter zona hambat terkecil didapatkan pada konsentrasi 125mg/ml dengan diameter zona hambat rata-rata sebesar 6,31 mm sedangkan zona
UAIUAI Film atau movie dalam kegiatan ini dipilih berdasarkan film atau tayangan animasi yang mengandung banyak nilai-nilai yang baik terhadap perkembangan anak.Film atau movie dalam kegiatan ini dipilih berdasarkan film atau tayangan animasi yang mengandung banyak nilai-nilai yang baik terhadap perkembangan anak.
UAIUAI Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni, tepatnya di hari Minggu tanggal 26 tahun 2022 secara offline melakukan kunjungan langsung ke mitra dengan melakukanKegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni, tepatnya di hari Minggu tanggal 26 tahun 2022 secara offline melakukan kunjungan langsung ke mitra dengan melakukan