USKUSK

Cakradonya Dental JournalCakradonya Dental Journal

Demineralisasi merupakan proses hilangnya mineral pada email gigi apabila email berada dalam suatu lingkungan pH di bawah 5,5. Email yang merupakan lapisan terluar dari anatomi mahkota gigi, dan substansi paling keras dalam tubuh dapat larut karena konsumsi minuman isotonik yang merupakan minuman untuk menggantikan cairan, elektrolit, serta gula pada tubuh karena mempunyai pH kurang dari lima. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perendaman minuman isotonik terhadap kekerasan email gigi.Penelitian ini menggunakan sampel 6 gigi premolar post ekstraksi perawatan otrthodonti, kemudian dilakukan perendaman pada minuman isotonik selama 5 menit/hari selama 7 hari. Setelah itu dilakukan pengukuran kekerasan dengan menggunan Micro Vickers Hardness. Berdasarkan uji independent T-test didapatkan nilai p= 0,03 (p<0,03) terdapat perbedaan tingkat kekerasan permukaan email gigi antar kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa minuman Isotonik dapat menurunkan kekerasan permukaan email gigi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat penurunan kekerasan permukaan email gigi setelah perendaman dengan minuman isotonik.Keasaman minuman isotonik kurang dari tujuh sehingga dapat menurunkan kekerasan permukaan email gigi.

Untuk memperkaya pemahaman mengenai dampak minuman isotonik terhadap kesehatan gigi, beberapa arah penelitian lanjutan yang prospektif dapat dieksplorasi. Pertama, akan sangat berharga untuk menyelidiki secara lebih mendalam potensi agen remineralisasi dalam mengurangi efek demineralisasi yang disebabkan oleh minuman isotonik. Misalnya, studi dapat dirancang untuk mengevaluasi apakah penambahan fluorida atau kalsium fosfat amorf ke dalam formulasi minuman isotonik dapat menetralkan keasamannya dan melindungi email gigi, bahkan mungkin membalikkan sebagian dari kerusakan awal. Penelitian ini bisa membandingkan berbagai jenis minuman isotonik yang dimodifikasi dengan kontrol positif demineralisasi yang telah terstandardisasi untuk validasi hasil yang lebih kuat. Kedua, studi ini dapat diperluas dengan mensimulasikan kondisi di lingkungan mulut yang lebih realistis melalui penelitian in vivo, atau setidaknya in vitro dengan protokol yang lebih kompleks. Ini berarti mempertimbangkan faktor-faktor seperti aliran saliva, kebiasaan menyikat gigi, dan durasi konsumsi minuman yang bervariasi sepanjang hari, tidak hanya perendaman pasif. Dengan jumlah sampel yang lebih besar dan periode pengamatan yang lebih panjang, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat tentang efek kumulatif minuman isotonik dalam jangka panjang terhadap integritas email gigi. Ketiga, di samping pengukuran kekerasan permukaan, akan bermanfaat untuk menganalisis perubahan mikrostruktur dan komposisi kimia email setelah terpapar minuman isotonik menggunakan teknik pencitraan canggih. Misalnya, penggunaan mikroskop elektron pemindai (SEM) dapat mengungkapkan perubahan morfologi permukaan email, sementara spektroskopi dispersif energi sinar-X (EDX) bisa mengidentifikasi perubahan rasio mineral seperti kalsium dan fosfat. Pendekatan ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang mekanisme demineralisasi dan potensi restorasi email gigi pada tingkat molekuler, jauh melampaui data kekerasan semata.

Read online
File size780.48 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test