IAIDAIAIDA

LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatLOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Dalam gerakan Muhammadiyah, esensi penting terletak pada zakat dan dimensi kedermawanan sebagai agenda yang penting, strategis, dan efektif. LAZISMU berperan sebagai pimpinannya. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang membimbing umat Muslim dalam pelaksanaannya, serta menjadi aktivitas untuk membersihkan diri dari harta guna menunaikan tanggung jawab sosial. Pengelolaan zakat memiliki berbagai bentuk pengawasan, sehingga terkadang muncul persepsi berbeda mengenai sistem operasional zakat, padahal zakat berpotensi memperbaiki ekonomi. Selain itu, data zakat yang terkumpul akan menjadi bagian dari data zakat skala besar yang dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat. Permasalahan yang terjadi di PCIM Malaysia adalah penghimpunan zakat yang dilakukan masih belum signifikan dibandingkan dengan potensi dari warga Kampung Baru, Kuala Lumpur. Hal ini disebabkan tingkat keterlibatan masyarakat dalam sistem pengelolaan zakat di PCIM belum optimal. Pertemuan yang berlangsung selama dua jam ini membahas berbagai aspek terkait zakat dalam Persatuan Muhammadiyah, serta aspek digitalisasi dalam pengelolaan, komunikasi, dan distribusi dana zakat. Kegiatan ini mengadopsi pendekatan lanjutan kepada masyarakat melalui penyiaran atau dakwah kepada warga Kampung Baru, Kuala Lumpur. Program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat yang telah memiliki kewajiban berzakat, sehingga kuantitas penghimpunan zakat di PCIM dapat meningkat.

Kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Baru, Malaysia, bertujuan meningkatkan kesejahteraan melalui pengelolaan dan distribusi zakat oleh PCIM dalam kerangka kerja sama internasional.Meskipun telah dilakukan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti pembukaan Warung Soto Lamongan (WASOLA), penghimpunan zakat oleh PCIM di Kampung Baru Kuala Lumpur masih belum signifikan, terutama karena kurangnya keterlibatan masyarakat.Untuk mengatasi hal ini, dilakukan pertemuan yang membahas aspek zakat dan digitalisasi pengelolaannya, serta pendekatan dakwah kepada warga Kampung Baru, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kuantitas penghimpunan zakat di PCIM.

Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman mengenai berbagai aspek pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat di Kampung Baru, Kuala Lumpur. Pertama, penting untuk meneliti lebih lanjut faktor-faktor spesifik yang menghambat optimalisasi keterlibatan masyarakat dalam sistem pengelolaan zakat di PCIM. Meskipun disebutkan adanya tingkat keterlibatan yang belum signifikan, belum jelas mengapa masyarakat kurang berpartisipasi. Studi mendatang bisa menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali persepsi, motivasi, dan kendala yang dirasakan oleh warga Kampung Baru terkait pembayaran dan pengelolaan zakat melalui LAZISMU PCIM. Kedua, mengingat diskusi tentang digitalisasi pengelolaan zakat telah dilakukan, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi implementasi dan efektivitas teknologi digital dalam meningkatkan penghimpunan dana zakat, transparansi penyaluran, serta akuntabilitas LAZISMU PCIM. Hal ini bisa mencakup studi kasus penggunaan platform digital tertentu dan analisis dampaknya terhadap partisipasi muzaki. Ketiga, meskipun LAZISMU PCIM telah menjalankan berbagai program pemberdayaan di pilar pendidikan, ekonomi, dan sosial-kemanusiaan, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengukur dampak jangka panjang program-program tersebut terhadap kesejahteraan sosial-ekonomi mustahiq dan masyarakat Kampung Baru secara keseluruhan. Evaluasi ini dapat melibatkan analisis komparatif antara kelompok penerima manfaat dan non-penerima, serta penilaian berkelanjutan terhadap keberlanjutan inisiatif seperti Warung Soto Lamongan (WASOLA) atau program pendidikan bagi anak migran.

Read online
File size1.61 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test